Previous Next

Okt 02

PELATIHAN BODY LANGUAGE IN SELLING SKILL

Skill membaca bahaya tubuh untuk meningkatkan penjualan

Dalam dunia penjualan Body Language bisa diartikan sebagai komunikasi yang (umumnya) tidak disadari.

Body Language menunjukkan internal reality seseorang, yang ‘keluar ’ mendahului bahasa verbal. Sehingga jika Anda sebagai seorang sales/Customer service/ front office yang mampu memahami body language yang ditunjukkan oleh prospek Anda, hal ini akan mempermudah Anda untuk meningkatkan prosentase closing.

Karena itu, bagi Anda yang ingin mendalami body language dengan tujuan peningkatan penjualan yang signifikan, kami sudah menyiapkan materi khusus untuk Anda, yaitu “BODY LANGUAGE IN SELLING SKILL – Skill Membaca Bahasa Tubuh untuk Tingkatkan Penjualan” 🔥

Apa saja yang akan Anda pelajari?
▶️ Makna berjabat tangan ketika bertemu customer.
▶️ Makna memegang object (contoh produk) dalam kegiatan penjualan.
▶️ Makna steepling ketika menginformasikan produk dan berkomunikasi dengan customer.
▶️ Makna gerakan mencoret-coret pada saat pertemuan penjualan.
▶️ Makna isyarat nata customer ketika betemu dalam penjualan.
▶️ Makna gerakan tangan menyentuh telinga, mulut, hidung, mata dan leher dalam kegiatan penjualan.
▶️ Serta makna-makna lain Bahasa tubuh konsumen yang dapat diterjemahkan untuk kebutuhan: negosiasi & handling objection, serta technique closing.

Anda Salesman/marketing/Customer service/Front office / SPV penjualan dan Manajer penjualan wajib mengikuti pelatihan ini.

Yuk, tunggu apa lagi. Segera tingkatkan pejualan Anda setelah mengikuti seminar ini. 📈

Informasi/Pendafataran:
WhatsApp 0812-5298-2900.

#GroEdu #konsultanbisnis #konsultanbisnissurabaya #seminarbisnis #webinarbisnis #kelasbisnis #pelatihanbisnis #bodylanguage #bahasatubuh #sellingskill #jagojualan #jagomarketing #sellingskills #sellingskillstraining #pelatihanpenjualan

GD Star Rating
loading...

Jun 19

TRAINING SALES SUPERVISORY MANAGEMENT

Di perusahaan seringkali mendapati kesulitan dalam memimilih leader untuk Tim penjualan atau Sales Supervisor. Umumnya Sales supervisor dipilih dari Sales senior dan celakanya ketika sales senior berpraktek sebagai sales supervisor, pola kerja yang dilakukan tidak seperti sales supervisor umumnya. Ia tidak bisa memimpin, mengatur dan memotivasi Tim bahkan cenderung bekerja sendiri dan menciptakan banyak konflik dengan bawahan. Resiko yang dihadapi perusahaan pada akhirnya :
1. Kehilangan Tim penjualan yang handal
2. Tim penjualan secara kesluruhan kehilangan motivasi dan terjadi penurunan penjualan
3. Perencanaan yang diberikan oleh atasan gagal semua.
4. Sales supervisor yang dipilih tidak memiiki fungsi seperti yang diharapkan
5. Terjadi penurunan omzet penjualan di perusahaan.
Apa saja yang akan dipejari?
MENGELOLA DIRI SEBAGAI SALES SUPERVISOR PROFESIONAL
1. Apa kriteria Sales Supervisor Unggul?
2. Bagaimana kedudukan sales supervsior dalam Management?
3. Apa Tugas Sales Supervisor ?
4. Management waktu (Logika waktu, Kwadran waktu)
5. Matrix pendelegasian.
MENGELOLA PEKERJAAN BERMANAJEMEN SECARA PROFESIONAL
1. Membuat perencanaan
2. Metode pembuatan perencanaan ( Mind Map/Free Mind)
3. Menuangkan perencanaan dalam Time table
4. Teknik pengorganisasian ( Metode PUKAT)
5. Pengambilan keputusan & Gaya pengambilan keputusan.
BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN TIM PENJUALAN DI ERA DISRUPSI
1. Matrix Kepemimpinan
2. Komunikasi yang efektif.
3. Membangun motivasi diri dan anak buah.
4. Memberdayakan anak buah.
5. Kerja sama kelompok.
6. Membuat Goal Setting.
BERBAGAI SISTEM MANAJEMEN UNTUK SALES SUPERVISOR
1. Membuat mapping Business Process Dealer.
2. Keterampilan membuat SOP & Intruksi kerja.
3. Keterampilan membuat dokumen untuk Business process dealer.

https://www.youtube.com/shorts/OqQAFHNy1PI

Tujuan Pelatihan
1. Untuk meningkatkan skill para Sales Supervisor dalam mengelola dan menjadi penyelia di Perusahaan.
2. Memberikan pengetahuan akan pentingnya melakukan penyeliaan di-proses dan tujuan akhir agar tujuan/ target dapat tercapai.
3. Memberikan bekal pada Sales Supervisor dalam melakukan pembinaan/penyeliaan terhadap sales force team di perusahaan.
4. Memberikan kemampuan secara managerial pada para manager lini depan dalam mengelola penjualan perusahaan.
5. Untuk meningkatkan pengetahuan mengenai manajemen terkait sales supervisor.

Metode pelatihan : Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.
Tanggal : 25 Juni, 2 Juli 2022
Durasi : 09.00 WIB – 12.00 WIB
Tempat : Google Meet
Target Peserta : Pimpinan kantor cabang, Sales supervisor, Sales manager, Pemilik bisnis dan sales senior, peserta yang berminat di penjualan, management Trainee
Invetasi : Rp 2. 750.000,- /per orang. Early bird : 1.999.000,-/per orang. 3 peserta sekaligus : Rp 1.590.000,-/per peserta.

Daftar : 081252982900

GD Star Rating
loading...

Mei 21

KURSUS ONLINE DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kali ini Groedu International Consultant mengadakan event kursus online untuk para pemilik Distributor, begitu pula dengan Sales Manager maupun para managernya.

Sepertinya yang kita ketahui pandemi pertama para pebisnis online meraup omzet sangat besar dari penjualan online. Tidak demikian di pandemi kedua, omzet turun. Dan ketika pandemi menjadi endemi dan kehidupan balik normal. Omzet penjualan online turun lagi.

Sudah terlanjur penjualan offline menjadi anak tiri, kini saatnya dirapikan lagi. Oleh sebab itu sebagai reminder, ilmu DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT sangat penting.

📌 Bagaimana mempertahankan mindet distribusi produk yang benar.
📌 Membangun tim penjualan yang handal.
📌 Mengelola wilayah penjualan agar maksimal omzet.
📌 Mengelola piutang penjualan.

Ada di KURSUS ONLINE DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT INI.

Jadwal Kursus : 14 , 11 dan 18 Juni 2022

Tempat : Google Meet

Pukul : 09.00 WIB – 12.00 WIB

Investasi : Rp 4.500.000,-

Early bird : Rp 2.750.000,-

Info lebih lanjut :
WhatsApp 0812-5298-2900

GD Star Rating
loading...

Feb 04

PELATIHAN MANDIRI UNTUK DAPAT PEKERJAAN DI BIDANG PENJUALAN

Perkembangan dunia usaha dan teknologi mengharuskan para pelaku usaha mengembangkan dan mengasah tenaga penjualan (sales force) untuk lebih efektif dan inovatif. Sebagai seorang Manajer Penjualan, Anda perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membangun tim penjualan (sales force) yang efektif. Hal ini berguna untuk meningkatkan produktivitas perusahaan atau organisasi Anda.

Tujuan pembelajaran dari program ini adalah:

1. Peserta dapat memahami pengertian, cara dan teknik dari sales force efektif; penyusunan dan pengembangan sales force; implementasi sales force; pengendalian sales force; serta evaluasi kinerja sales force

2. Peserta dapat mengolah cara penyusunan dan pengembangan sales force; teknik implementasi sales force; cara pengendalian sales force; sistem evaluasi kinerja sales force

3. Peserta dapat menangani tim penjualan dengan proaktif, observatif, tekun, penuh pertimbangan dan berani mengambil resiko atas sebuah keputusan

Aktivitas apa saja yang akan Anda kerjakan dalam program ini?

1. Asesmen Awal (3 Aktivitas – 00:43:00)

2. Fenomena dalam Penjualan (5 Aktivitas – 01:07:00)

3. Sales Force Efektif (6 Aktivitas – 01:22:00)

4. Penyusunan Sales Force (10 Aktivitas – 02:39:00)

5. Teknik Implementasi Sales Force (4 Aktivitas – 00:56:00)

6. Pengendalian Sales Force (4 Aktivitas – 01:00:00)

7. Evaluasi Kinerja Sales Force (9 Aktivitas – 02:53:00)

8. Asesmen Akhir (3 Aktivitas – 01:40:00)

#BONUS KONSULTASI “TIPS MENDAPAT PEKERJAAN DI BIDANG PENJUALAN”

#Setiap JUMAT, 19.00 WIB – SELESAI

Bagaimana? Banyak ilmu yang bisa Anda dapat melalui program ini bukan?

Selain itu, juga sudah banyak peserta yang merasakan manfaatnya.

#Per Desember2021, peserta sudah 2000 orang dan terus bertambah.

Yuk! Jangan mau ketinggalan dengan yang lain. Gunakan KARTU PRAKERJA ANDA….

Silahkan segara daftar sekarang juga.

Daftar di bit.ly/Pelatihan-TimPenjualan

GD Star Rating
loading...

Okt 12

ANDA MEMBUTUHKAN SOFTWARE ACCOUNTING? KAMI MEMILIKI GRATIS UNTUK ANDA

Anda kesulitan dalam menerbitkan laporan keuangan yang disebabkan tidak ada tenaga akunting di perusahaan anda? Jangan kuatir dengan hal ini. Fina Software sedang mengajak anda pemilik bisnis mulai yang dalam bentuk Ritel modern dan tradisional, Distributor, pabrik skala menengah dengan BOM tunggal bisa bergabung menyambut Software gratis yang sedang dibagikan untuk membantu operasional perusahaan.
SAAT inilah waktu yang tepat untuk merapikan MANAGEMENT anda, karena proses bisnis anda bisa diketahui secara riil. Software akuntansi akan membantu para pebisnis menghitung ulang kondisi keuangan saat ini, khususnya pada saat kondisi ekonomi drop akibat pandemi.
APA YANG DIDAPAT DARI FINA SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS ?

  1. Mendapatkan laporan keuangan yang diinginkan untuk dinalisa.
  2. Data base pelanggan, Piutang penjualan, Hutang usaha, Kas dan Bank, persediaan dan aktiva dirapikan agar menjadi riil.
  3. Dapat memulai operasional bisnis dengan perhitungan baik di rasio-rasio keuangan, sehingga bisnis owner dapat menentukan strategi penjualan, operasional, service dan lain-lain dengan tepat.
  4. Mengurangi FRAUD yang selama ini terus membengkak.
  5. Mengurangi kerugian akibat kineja tidak efiesien dan efektif.
    Anda berminat dengan SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS INI, silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap men-support anda.
GD Star Rating
loading...

Jan 13

ANDA INGIN MARKLONE PRODUK SILAHKAN HUBUNGI 081-252982900

Seperti yang diketahui saat ini pasar tidak bisa diprediksi. Khususnya untuk produk baru yang baru saja dipasarkan. Kondisi persaingan juga tidak bisa diprediksi saat ini sehingga strategi pemasaran sudah tidak relevan jika menggunakan cara-cara lama, semua berubah dengan cepat, oleh sebab itu jika kita akan scale up bisnis maka sebaiknya menggunakan strategi yang tidak menanggung resiko yang cukup besar. Salah satu strategi yang digunakan adalah dengan cara marklone.

Apa itu marklone? Marklone adalah suatu cara kita membuat produk dengan menggunakan sumber daya lain, atau alih daya. Misalnya kita sedang ingin memproduksi sambal untuk dipasarkan, kita butuh formula, mesin, tenaga kerja, bahan baku serta prasarana lainnya. Maka produk yang kita hasilkan melewati proses investasi yang cukup mahal karena mesti membangun infrastruktur/pabrik sendiri. Sedangkan Marklone, kita sebagai produsen cukup memiliki merek, atau pakajing (tidak mutlak) dan produksi bisa dilakukan oleh pihak lain sebagai pabrikan. Cara-cara Makrlone ini sangat bermanfaat bagi perusahaan yang memiliki keterbatasan sumberdaya mulai permodalan, mesin, tenaga kerja dan lainnya.
Mengapa Marklone? Khususnya produk baru ketika dipenetrasikan ke pasar tidak bisa diramal keberhasilannya, oleh sebab itu hal ini merupakan resiko jika kita langsung melengkapi sarana dan prasarana dalam produksi. Jika produk yang sudah dipasarkan ke pasar tidak laku maka kerugian besar akan sangat mengganggu perusahaan yang sudah eksis sekalipun. Dengan cara mark lone, resiko gagal suatu produk di pasar bisa diminimalkan sebab tidak seluruhnya pebisnis akan melakukan investasi. Oleh sebab itu cara-cara yang sudah banyak lakukan termasuk perusahaan multi nasional Unilever, setiap produk baru Unilever produksinya mesti dilakukan di pabrik lain. Jika pasar menerima produk baru dan sudah masuk kepada ketentuan perhitungan secara investsi maka Unilever akan mendirikan pabrik sesuai dengan permintaan pasar.
Oleh sebab itu jika anda ingin melakukan Scale up bisnis dan produknya merupakan produk baru, maka sebaiknya belajar dari pioner-pioner yang sudah berhasil dalam menggunakan strategi mark lone ini untuk pengembangan bisnisnya. Hal ini tentunya memiliki manfaat :
• Merek baru untuk pertama kali bisa menjadi test pasar, memang mesti berkorban karena dengan cara ini apabila produk tidak diterima pasar maka untuk teruskan produk tersebut dapat dicek ulang. Atau dihentikan tanpa resiko yang besar dibanding langsung bangun pabrik sendiri.
• Meskipun tidak memiliki pabrik tetapi memiliki produk dengan merek yang sudah dipatenkan.
• Apabila produk laku di pasar serta stabil permintaannya bahkan terus bertumbuh maka mendirikan pabrik sendiri akan sangat menguntungkan.
Apabila pembaca ada yang berminat marklone, atau membutuhkan pendampingan dalam PEMASARAN PRODUK BARU dengan jaringan Multi Distributor. Atau baca e-books : DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT sebagai panduan. Silahkan hubungi kami di 081-252982900. Kami siap mendampingi anda.

GD Star Rating
loading...

Jun 12

PASTIKAN BISNIS ANDA BER-MANAJEMEN AUTOPILOT

  1. Apakah Perusahaan anda carut marut, tidak tersistematis dan kacau balau dalam operasional hariannya?
  2. Apakah Perusahaan anda selalu membutuhkan kehadiran anda, sehingga anda tidak bisa berkutik untuk kehidupan berkeluarga dan pengembangan bisnis lainnya?
  3. Apakah anda bercita-cita ingin memiliki perusahaan yang cabangnya banyak di Indonesia?
  4. Apakah anda ingin mendapat profit maksimal di perusahaan anda, dan anda bisa jalan-jalan bersama keluarga ?
  5. Apakah anda ingin beribadah naik Haji namun merasa was-was karena perusahaan tidak ada yang mengurus?

Pertanyaan di atas seringkali muncul ketika anda ingin melakukan banyak hal di tempat lain dan merasa anda belum siap meninggalkan perusahaan. Itu artinya anda  saat ini membutuhkan Manajemen autopilot berjalan dengan baik di perusahaan.

Apa itu manajemen autopilot? Manajemen autopilot adalah manajemen standard yang telah diterapkan di perusahaan sehingga perusahaan bisa berjalan dan beroperasional dengan baik tanpa kehadiran terus menerus sang pemilik usaha. Sang pemilik cukup melihat dash board laporan setiap  bulan kondisi perusahaan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan rule of the game yang telah di terapkan sehingga: untung atau Rugi perusahaan diketahui dengan pasti.

Bagaimana perusahaan bisa memiliki manajemen Autopilot? Konsultan akan membantu bagaimana perusahaan bisa menjadi autopilot dengan Planning /perencanaan, organizing, implementing & controlling (POAC) dengan baik. Lebih detail Konsultan akan melakukan :

  • Review business process secara keseluruhan seluruh divisi di perusahaan.
  • Merancang ulang struktur organisasi.
  • Review /create Job Description & penentuan Job spesification
  • Pendokumentasian process business dalam bentuk SOP (Standard operation procedure)
  • Implementing Dokumen yang telah di-desain.
  • Implant software (Sistem Informasi Manajemen) jika diperusahaan masih manual.
  • Identifikasi indikator untuk penilaian Karyawan dalam bentuk KPI.
  • Pemilihan Laporan-laporan yang dibutuhkan untuk dash board manajemen Autopilot.
  • Evaluasi dan maintenance dengan membaca dan analisa laporan keuangan perusahaan.

Apabila mitra usaha membutuhkan sistem Manajemen Autopilot tercakup di atas silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252982900. Kami siap membantu anda.

GD Star Rating
loading...

Okt 01

4 LAYANAN MENARIK BAGI BISNIS PENGIRIMAN BARANG

Kami yakin, Anda semua pasti sudah mengenal J&T, SI CEPAT, JNE, dll. Yaa, mereka adalah jasa pengiriman yang sering kita jumpai di Indonesia.

Semua orang sepakat bahawa banyak hal menjadi lebih memuaskan dengan tidak meninggalkan rumah atau kantor untuk mengakses barang-barang favorit. Itulah yang disediakan oleh pengiriman.
Anda ingin memulai bisnis pengiriman? Baca artikel ini hingga akhir.

Sementara kebutuhan setiap orang berbeda, layanan pengiriman harus memprioritaskan elemen tertentu untuk peluang sukses terbaik – terutama ketika ada begitu banyak persaingan. Apakah Anda seorang konsumen atau layanan pengiriman, berikut adalah fitur yang mungkin menjadi sangat menguntungakn untuk keduanya.

1. Menawarkan pengiriman gratis.
Menawarkan pengiriman gratis akan membuat pelanggan menyukai layanan Anda. Konsumen memahami bahwa mereka membayar untuk kenyamanan pengiriman di rumah. Namun, mereka akan lebih antusias dengan menerima voucher gratis ongkir.

2. Menyediakan pengiriman cepat atau pengiriman terjadwal.
Sebagian besar layanan pengiriman makanan dan bahan makanan menawarkan layanan hari yang sama. Jika suatu layanan dapat menawarkan opsi pengiriman yang dipercepat atau nyaman, pelanggan akan sangat menghargainya.

3. Menyajikan keandalan dan konsistensi.
Layanan pengiriman barang terkadang mendapatkan reputasi buruk karena mengganti sesuatu yang dipesan pelanggan dengan substitusi yang tidak memuaskan. Layanan pengiriman harus selalu menyertakan instruksi khusus tentang apa yang harus dilakukan jika barang tidak tersedia. Pelanggan memahami bahwa apa yang mereka inginkan mungkin tidak selalu tersedia, tetapi mereka akan tetap senang dengan interaksi tersebut jika mereka mempertahankan kendali.

Baca juga: Wajib Tahu Strategi Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

4. Berikan pengembalian gratis.
Memesan secara online memiliki risiko, jadi bisnis harus memiliki kebijakan pengembalian yang sangat baik yang memudahkan pelanggan untuk mengirim sesuatu kembali. Misalnya, banyak perusahaan e-niaga membiarkan pelanggan mencetak label pengembalian gratis untuk mengirim barang kembali melalui UPS atau kantor pos. Bahkan lebih baik adalah pengecer yang mengembalikan uang Anda tetapi tidak membuat Anda mengembalikan barang tersebut.

Kebijakan pengembalian yang kuat sering kali membuat pelanggan memilih satu bisnis daripada bisnis lainnya, terutama untuk barang dengan ukuran yang sulit ditentukan, seperti sepatu dan pakaian renang.
Jelas, pengembalian gratis dan mudah tidak berlaku untuk aplikasi pengiriman makanan, karena Anda tidak dapat mengembalikan burrito. Namun, layanan ini harus menawarkan layanan pelanggan yang sangat baik untuk membantu memperbaiki situasi di mana barang yang dikirim salah atau kualitasnya tidak memuaskan.

Bagaimana memulai layanan pengiriman Anda sendiri?
Memulai layanan pengiriman Anda sendiri melibatkan mengikuti langkah-langkah biasa untuk memulai bisnis. Anda harus menyempurnakan ide layanan pengiriman Anda, membuat rencana bisnis dan tentukan apakah Anda membutuhkan dana dari luar.

Anda juga harus mendapatkan pengaturan dengan perusahaan yang memproduksi atau menyimpan barang yang akan disediakan oleh layanan pengiriman Anda. Anda kemudian harus memasarkan layanan pengiriman Anda untuk membedakannya dari banyak orang lain di luar sana. Anda juga perlu mempelajari kewajiban hukum Anda dan asuransi bisnis. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Kami membuka layanan konsultasi mengenai bisnis, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

GD Star Rating
loading...

Sep 29

PERTANYAAN PENTING SAAT MEMULAI ANALISIS 5C

Analisis 5c adalah teknik analisis situasi yang umum digunakan untuk membantu pemasar membuat keputusan bisnis yang terinformasi. “5 C” adalah singkatan dari Company (Perusahaan), Customers (Pelanggan), Competitors (Pesaing), Collaborators (Kolaborator), and Climate (Iklim).

Singkatnya, analisis 5c akan membantu Anda mengevaluasi faktor terpenting yang dihadapi bisnis Anda. Ini mirip dengan pemeriksaan kesehatan untuk bisnis Anda – dengan berfokus pada bagian terpenting dari bisnis Anda dan mengidentifikasi apa yang berjalan dengan baik dan apa yang tidak, Anda akan dapat membuat keputusan yang lebih baik dan lebih menguntungkan.

Analisis 5c adalah salah satu model analisis situasional yang paling populer karena efektivitas dan kesederhanaannya, dan merupakan pilihan yang sangat baik untuk usaha kecil hingga menengah. Kami menyarankan Anda menjalankan analisis 5c setidaknya sekali per tahun – ini tidak memakan waktu lama, dan akan membantu Anda tetap mendapatkan pandangan terkini tentang faktor terbesar dan terpenting yang memengaruhi bisnis Anda.

Pertanyaan yang perlu Anda siapkan saat akan menggunakan analisis 5c

1. Company (Perusahaan)
Mulailah dengan mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri terkait dengan bisnis Anda sendiri:
• Apa yang dijual oleh perusahaan Anda? Buat daftar lini atau jenis produk utama Anda.
• Apakah produk Anda berbeda dengan produk pesaing? Dimana perbedaannya?
• Apa keunggulan kompetitif perusahaan Anda?
• Apa yang membuat merek Anda unik atau mudah diingat?
• Apa yang bisnis Anda lakukan lebih baik daripada yang lain?
• Apa yang bisnis Anda lakukan lebih buruk daripada yang lain?
• Bagaimana pelanggan melihat bisnis Anda?
• Jika Anda tiba-tiba harus memotong anggaran Anda sebesar 10%, di mana Anda akan melakukan pemotongan itu?
• Apa tujuan 1, 3, dan 5 tahun Anda untuk perusahaan ini?
Jika Anda menemukan beberapa pertanyaan ini sulit untuk dijawab, pertimbangkan untuk memulai dengan yang lebih sederhana, cobalah pakai analisis SWOT. Meskipun secara keseluruhan tidak berguna seperti model 5c, ini bisa menjadi titik awal yang baik untuk membantu Anda mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang perusahaan Anda.

Juga sangat penting untuk bersikap terbuka dan jujur selama proses ini, terutama tentang kelemahan Anda dan di mana pesaing Anda mengungguli Anda. Setelah Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, luangkan waktu sejenak dan tanyakan pada diri Anda bagaimana jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini membuat Anda merasa.

Apakah ada tempat di mana Anda berharap bisa menjawab secara berbeda? Jika demikian, catat apa jawaban ideal Anda – ini adalah cara yang bagus untuk menciptakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang untuk perusahaan Anda.

2. Customers (Pelanggan)
Salah satu bagian terpenting dari bisnis apa pun adalah pelanggan yang membeli produk Anda. Dengan mendapatkan pemahaman yang kuat tentang siapa pelanggan Anda, apa yang mereka inginkan, dan seberapa baik produk Anda memenuhi kebutuhan mereka, Anda akan jauh lebih efektif dalam memberikan produk yang ingin dibeli pelanggan Anda (dan terus membeli).

Anda juga akan lebih siap dalam hal upaya pemasaran Anda – Anda tidak hanya akan mempromosikan produk Anda ke audiens yang tepat, Anda juga akan tahu bahasa dan citra apa yang sesuai dengan pelanggan potensial Anda. Terakhir, analisis pelanggan adalah salah satu cara terbaik untuk mempelajari produk dan bisnis Anda – dengan mencari tahu apa yang disukai dan tidak disukai pelanggan tentang produk dan bisnis Anda, Anda akan mendapatkan wawasan langsung tentang apa yang paling penting. Mulailah analisis pelanggan Anda dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut.
• Seperti apa pelanggan ideal untuk produk Anda?
• Siapa audiens target Anda?
• Siapa yang saat ini membeli produk Anda?
• Jenis produk apa yang paling banyak/paling jarang dijual?
• Manakah dari produk Anda yang memiliki ulasan yang sangat bagus? Ulasan buruk? Tidak ada ulasan?
• Bagaimana perilaku pelanggan Anda di situs web Anda? Halaman mana yang paling sering mereka kunjungi?
• Bagaimana pelanggan Anda menemukan situs atau produk Anda?
• Apakah audiens Anda secara keseluruhan bertambah atau berkurang?
• Berapa banyak pembelian berulang yang dilakukan pelanggan Anda? Seberapa penting pembelian berulang untuk model bisnis Anda?
• Promosi atau kampanye apa yang paling efektif dalam mendorong penjualan di masa lalu?
• Apakah ada musim atau tren dalam pembelian pelanggan?
• Apakah pelanggan melakukan penelitian yang cermat sebelum membeli, atau apakah mereka melakukan pembelian impulsif?
• Apa yang memotivasi pelanggan Anda untuk membeli? (Harga, kualitas, kenyamanan, manfaat produk yang unik, dll.)
• Ke mana pelanggan Anda pergi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk Anda?
• Apa saluran komunikasi Anda dengan pelanggan Anda?
• Sumber umpan balik pelanggan apa yang Anda miliki?
• Apa keluhan atau masalah pelanggan yang paling umum?
• Apa pujian atau umpan balik positif yang paling umum?
• Hal apa yang menurut pelanggan Anda paling menarik? Paling tidak menarik?
• Jika Anda hanya dapat memberi tahu pelanggan Anda satu hal tentang bisnis Anda, apakah itu?
Tujuan dari pertanyaan-pertanyaan ini adalah untuk memahami pelanggan Anda, perilaku mereka, dan motivasi mendasar mereka.

Jika Anda mengalami kesulitan dengan bagian ini, Anda tidak sendirian – bagian pemasaran yang paling sulit dan penting adalah benar-benar memahami pelanggan. Jika Anda memecahkan teka-teki itu, Anda telah memperoleh keunggulan pesaing yang akan sulit dikalahkan oleh pesaing. Gunakan setiap sumber umpan balik pelanggan yang Anda inginkan untuk membantu Anda membentuk jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, dan pastikan untuk merevisi analisis pelanggan Anda sesering mungkin saat Anda mempelajari lebih lanjut tentang mereka atau saat audiens target Anda berubah.

3. Competitors (Pesaing)
Memahami pesaing Anda sama pentingnya dengan memahami bisnis Anda sendiri. Lalu cobalah menjawab pertanyaan berikut tentang pesaing Anda:
• Siapa pesaing langsung Anda?
• Manakah pesaing Anda yang sudah mapan? Manakah yang merupakan pesaing baru atau yang baru muncul?
• Apa yang ditawarkan pesaing Anda yang tidak Anda tawarkan?
• Apa kekuatan terbesar masing-masing pesaing Anda?
• Apa kelemahan terbesar masing-masing pesaing Anda? (Petunjuk – periksa ulasan produk dan perusahaan mereka)
• Strategi apa yang digunakan pesaing Anda untuk mendapatkan pelanggan?
• Apakah ada sesuatu yang dilakukan pesaing Anda yang tidak dapat Anda lakukan?
• Apakah ada hal yang dapat dilakukan oleh bisnis Anda yang tidak dapat dilakukan oleh pesaing Anda?
• Audiens apa yang ditargetkan oleh pesaing Anda?
• Jenis konten apa yang diproduksi oleh setiap pesaing?
• Seperti apa kehadiran media sosial yang dimiliki setiap pesaing?
Mengetahui keseluruhan posisi pasar, kekuatan, dan kelemahan pesaing Anda akan memberi Anda keuntungan besar – lagi pula, Anda tidak dapat bersaing secara efektif jika Anda tidak tahu siapa lawan Anda yang sebenarnya.

Anda mungkin ingin fokus pada perusahaan yang ukurannya sama dengan milik Anda, tetapi tidak apa-apa jika pesaing Anda lebih besar atau lebih mapan dari Anda – meskipun pada awalnya mungkin tidak terlihat seperti itu, perusahaan kecil memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan perusahaan besar. perusahaan. Karena mereka tidak dijalankan oleh komite atau terikat pada pemangku kepentingan, perusahaan kecil bisa jauh lebih gesit dan inventif dalam pemasaran mereka, yang dapat lebih dari sekadar menutupi anggaran iklan raksasa.

Seperti yang dikatakan Sun Tzu, “Jika Anda mengenal musuh dan Anda mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut akan hasil dari seratus pertempuran.” Daripada mencoba bersaing dengan pesaing yang lebih besar untuk hal-hal yang paling mereka kuasai, carilah kelemahan, celah, dan peluang lainnya. Kunci untuk mengalahkan pesaing yang lebih besar adalah fokus pada kemenangan kecil yang dapat dicapai, dan membiarkannya menumpuk seiring waktu.

4. Collaborators (Kolaborator)
Di bagian ini, buat daftar orang atau layanan yang bekerja dengan perusahaan Anda untuk beroperasi. Anggap saja sebagai direktori atau buku telepon untuk perusahaan Anda – misalnya, ketika pemasok terlambat dengan pesanan, Anda dapat merujuk ke daftar kolaborator untuk mengetahui dengan cepat siapa yang perlu Anda hubungi untuk memperbaikinya. Untuk setiap kolaborator, catat kontak utama, alamat email, nomor telepon, dan info relevan lainnya.
Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk diajukan dan contoh kolaborator yang paling sering bekerja sama dengan bisnis:
• Siapa yang menjalankan operasional harian perusahaan?
• Apakah Anda memiliki mitra yang membantu menjalankan perusahaan?
• Apakah Anda memiliki investor atau pemangku kepentingan?
• Siapa yang membuat atau memasok produk yang Anda jual?
• Siapa penyedia pengiriman Anda?
• Siapa yang memproses pembayaran kartu kredit Anda?
• Siapa yang menyediakan platform e-niaga Anda?
• Siapa yang menangani inventaris atau operasi gudang Anda?
• Dengan siapa Anda mendaftarkan domain Anda?
• Apakah Anda memiliki seseorang yang membantu Anda membuat situs web Anda?
• Apakah Anda memiliki seseorang yang menulis deskripsi produk, artikel, atau salinan lain untuk Anda?
• Apakah Anda memiliki seseorang yang membantu Anda dengan pemasaran atau periklanan?
• Apakah Anda bekerja dengan fotografer secara berkelanjutan?
• Apakah Anda memiliki seseorang yang mendistribusikan atau menjual produk Anda untuk Anda?
• Apakah Anda memiliki seseorang yang menjalankan akun media sosial Anda?
• Apakah Anda bekerja dengan freelancer atau kontraktor?
• Apakah ada orang lain yang bekerja dengan Anda secara teratur?
Setelah mengisi bagian kolaborator, Anda mungkin akan menyadari bahwa dibutuhkan lebih banyak orang (atau layanan) untuk menjalankan bisnis Anda daripada yang Anda sadari sebelumnya. Mencantumkan semua kolaborator Anda di sini akan membantu Anda melacak siapa yang bertanggung jawab atas apa. Ini juga memberi Anda tempat untuk memulai ketika Anda ingin membuat bisnis Anda lebih produktif atau efisien – Anda mungkin menyadari bahwa Anda memiliki kontraktor dalam daftar gaji yang belum mengirimi Anda email selama berbulan-bulan.

5. Climate (Iklim)
Saat melihat iklim, fokuslah pada faktor-faktor di luar bisnis Anda sendiri yang dapat memengaruhi cara Anda beroperasi. Ini akan mencakup tren industri, tren masyarakat, tren hukum, dan teknologi baru atau yang sedang berkembang. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut:
• Apakah ada undang-undang atau peraturan baru atau yang diusulkan yang dapat memengaruhi bisnis Anda? Jika demikian, bagaimana Anda berencana untuk mengatasinya?
• Apakah ada tren sosial yang dapat memengaruhi barang yang dibeli orang atau cara orang membelinya?
• Apakah ada tren ekonomi yang dapat mempengaruhi perilaku belanja pelanggan?
• Apakah ada teknologi baru atau baru yang dapat mengubah cara pelanggan Anda bertindak atau cara bisnis Anda beroperasi?
• Hal atau opini macam apa yang menjadi populer atau tidak populer?
Dengan pertanyaan-pertanyaan ini, Anda tidak mencoba untuk memprediksi masa depan, tetapi Anda mencoba untuk mendapatkan gambaran umum ke mana arah pasar. Misalnya, ketika melihat tren masyarakat, pertimbangkan bagaimana orang berpikir atau merasa, dan hal-hal apa yang penting bagi mereka.

Misalnya, jika audiens target Anda menjadi semakin peduli dengan keramahan lingkungan, praktik perdagangan yang adil, atau negara produsen, Anda harus menyadari perasaan ini. Ini tidak hanya akan membantu Anda memandu perusahaan Anda menuju kesuksesan, tetapi juga akan membantu Anda menghindari potensi bencana. Contoh bagus dari perusahaan yang gagal memprediksi tren teknologi adalah Blockbuster, yang terkenal menolak membeli Netflix pada tahun 2000 seharga $50 juta dolar – Blockbuster sekarang sudah tidak ada dan Netflix bernilai hampir 4 miliar dolar. Seandainya Blockbuster mendapat informasi yang lebih baik tentang tren industri, mereka dapat mencapai peningkatan laba 8.000%.

Kata Akhir
Pada titik ini, manfaat analisis 5c untuk bisnis Anda sendiri seharusnya sudah jelas. Tidak hanya itu cara yang bagus untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesehatan dan posisi bisnis Anda secara keseluruhan, ini akan menjadi alat yang sangat berharga ketika membuat keputusan pemasaran di masa depan. Nilainya terletak pada kesederhanaannya, meringkas masalah ‘besar’ yang dihadapi bisnis Anda dengan cara yang membuatnya mudah dikonseptualisasikan. Dengan menyelesaikan 5c atau analisis situasi lainnya setidaknya sekali setahun, Anda akan tetap mengetahui perkembangan bisnis dan lingkungan kompetitif Anda.

Jika Anda baru memulai penjualan online, analisis 5c masih bisa sangat berguna. Mengisi elemen eksternal (seperti pesaing) akan membantu Anda memahami lingkungan persaingan, yang akan membantu Anda merancang dan memposisikan toko Anda yang akan datang dengan lebih strategis.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Kami membuka layanan konsultasi mengenai bisnis, silakan hubungi kami dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

GD Star Rating
loading...

PELATIHAN PENJUALAN VIA VIDEO

FLEXIBLE WAKTU, YUK DAFTAR!

DAFTAR DI SINI : http://bit.ly/Pelatihan-TimPenjualan

ATAU DI SINI : https://bit.ly/Pelatihan-timpenjualan-pijar

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp
× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi