Previous Next

Jun 19

TRAINING SALES SUPERVISORY MANAGEMENT

Di perusahaan seringkali mendapati kesulitan dalam memimilih leader untuk Tim penjualan atau Sales Supervisor. Umumnya Sales supervisor dipilih dari Sales senior dan celakanya ketika sales senior berpraktek sebagai sales supervisor, pola kerja yang dilakukan tidak seperti sales supervisor umumnya. Ia tidak bisa memimpin, mengatur dan memotivasi Tim bahkan cenderung bekerja sendiri dan menciptakan banyak konflik dengan bawahan. Resiko yang dihadapi perusahaan pada akhirnya :
1. Kehilangan Tim penjualan yang handal
2. Tim penjualan secara kesluruhan kehilangan motivasi dan terjadi penurunan penjualan
3. Perencanaan yang diberikan oleh atasan gagal semua.
4. Sales supervisor yang dipilih tidak memiiki fungsi seperti yang diharapkan
5. Terjadi penurunan omzet penjualan di perusahaan.
Apa saja yang akan dipejari?
MENGELOLA DIRI SEBAGAI SALES SUPERVISOR PROFESIONAL
1. Apa kriteria Sales Supervisor Unggul?
2. Bagaimana kedudukan sales supervsior dalam Management?
3. Apa Tugas Sales Supervisor ?
4. Management waktu (Logika waktu, Kwadran waktu)
5. Matrix pendelegasian.
MENGELOLA PEKERJAAN BERMANAJEMEN SECARA PROFESIONAL
1. Membuat perencanaan
2. Metode pembuatan perencanaan ( Mind Map/Free Mind)
3. Menuangkan perencanaan dalam Time table
4. Teknik pengorganisasian ( Metode PUKAT)
5. Pengambilan keputusan & Gaya pengambilan keputusan.
BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN TIM PENJUALAN DI ERA DISRUPSI
1. Matrix Kepemimpinan
2. Komunikasi yang efektif.
3. Membangun motivasi diri dan anak buah.
4. Memberdayakan anak buah.
5. Kerja sama kelompok.
6. Membuat Goal Setting.
BERBAGAI SISTEM MANAJEMEN UNTUK SALES SUPERVISOR
1. Membuat mapping Business Process Dealer.
2. Keterampilan membuat SOP & Intruksi kerja.
3. Keterampilan membuat dokumen untuk Business process dealer.

https://www.youtube.com/shorts/OqQAFHNy1PI

Tujuan Pelatihan
1. Untuk meningkatkan skill para Sales Supervisor dalam mengelola dan menjadi penyelia di Perusahaan.
2. Memberikan pengetahuan akan pentingnya melakukan penyeliaan di-proses dan tujuan akhir agar tujuan/ target dapat tercapai.
3. Memberikan bekal pada Sales Supervisor dalam melakukan pembinaan/penyeliaan terhadap sales force team di perusahaan.
4. Memberikan kemampuan secara managerial pada para manager lini depan dalam mengelola penjualan perusahaan.
5. Untuk meningkatkan pengetahuan mengenai manajemen terkait sales supervisor.

Metode pelatihan : Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.
Tanggal : 25 Juni, 2 Juli 2022
Durasi : 09.00 WIB – 12.00 WIB
Tempat : Google Meet
Target Peserta : Pimpinan kantor cabang, Sales supervisor, Sales manager, Pemilik bisnis dan sales senior, peserta yang berminat di penjualan, management Trainee
Invetasi : Rp 2. 750.000,- /per orang. Early bird : 1.999.000,-/per orang. 3 peserta sekaligus : Rp 1.590.000,-/per peserta.

Daftar : 081252982900

GD Star Rating
loading...

Mei 21

KURSUS ONLINE DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kali ini Groedu International Consultant mengadakan event kursus online untuk para pemilik Distributor, begitu pula dengan Sales Manager maupun para managernya.

Sepertinya yang kita ketahui pandemi pertama para pebisnis online meraup omzet sangat besar dari penjualan online. Tidak demikian di pandemi kedua, omzet turun. Dan ketika pandemi menjadi endemi dan kehidupan balik normal. Omzet penjualan online turun lagi.

Sudah terlanjur penjualan offline menjadi anak tiri, kini saatnya dirapikan lagi. Oleh sebab itu sebagai reminder, ilmu DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT sangat penting.

📌 Bagaimana mempertahankan mindet distribusi produk yang benar.
📌 Membangun tim penjualan yang handal.
📌 Mengelola wilayah penjualan agar maksimal omzet.
📌 Mengelola piutang penjualan.

Ada di KURSUS ONLINE DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT INI.

Jadwal Kursus : 14 , 11 dan 18 Juni 2022

Tempat : Google Meet

Pukul : 09.00 WIB – 12.00 WIB

Investasi : Rp 4.500.000,-

Early bird : Rp 2.750.000,-

Info lebih lanjut :
WhatsApp 0812-5298-2900

GD Star Rating
loading...

Feb 04

PELATIHAN MANDIRI UNTUK DAPAT PEKERJAAN DI BIDANG PENJUALAN

Perkembangan dunia usaha dan teknologi mengharuskan para pelaku usaha mengembangkan dan mengasah tenaga penjualan (sales force) untuk lebih efektif dan inovatif. Sebagai seorang Manajer Penjualan, Anda perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membangun tim penjualan (sales force) yang efektif. Hal ini berguna untuk meningkatkan produktivitas perusahaan atau organisasi Anda.

Tujuan pembelajaran dari program ini adalah:

1. Peserta dapat memahami pengertian, cara dan teknik dari sales force efektif; penyusunan dan pengembangan sales force; implementasi sales force; pengendalian sales force; serta evaluasi kinerja sales force

2. Peserta dapat mengolah cara penyusunan dan pengembangan sales force; teknik implementasi sales force; cara pengendalian sales force; sistem evaluasi kinerja sales force

3. Peserta dapat menangani tim penjualan dengan proaktif, observatif, tekun, penuh pertimbangan dan berani mengambil resiko atas sebuah keputusan

Aktivitas apa saja yang akan Anda kerjakan dalam program ini?

1. Asesmen Awal (3 Aktivitas – 00:43:00)

2. Fenomena dalam Penjualan (5 Aktivitas – 01:07:00)

3. Sales Force Efektif (6 Aktivitas – 01:22:00)

4. Penyusunan Sales Force (10 Aktivitas – 02:39:00)

5. Teknik Implementasi Sales Force (4 Aktivitas – 00:56:00)

6. Pengendalian Sales Force (4 Aktivitas – 01:00:00)

7. Evaluasi Kinerja Sales Force (9 Aktivitas – 02:53:00)

8. Asesmen Akhir (3 Aktivitas – 01:40:00)

#BONUS KONSULTASI “TIPS MENDAPAT PEKERJAAN DI BIDANG PENJUALAN”

#Setiap JUMAT, 19.00 WIB – SELESAI

Bagaimana? Banyak ilmu yang bisa Anda dapat melalui program ini bukan?

Selain itu, juga sudah banyak peserta yang merasakan manfaatnya.

#Per Desember2021, peserta sudah 2000 orang dan terus bertambah.

Yuk! Jangan mau ketinggalan dengan yang lain. Gunakan KARTU PRAKERJA ANDA….

Silahkan segara daftar sekarang juga.

Daftar di bit.ly/Pelatihan-TimPenjualan

GD Star Rating
loading...

Okt 12

ANDA MEMBUTUHKAN SOFTWARE ACCOUNTING? KAMI MEMILIKI GRATIS UNTUK ANDA

Anda kesulitan dalam menerbitkan laporan keuangan yang disebabkan tidak ada tenaga akunting di perusahaan anda? Jangan kuatir dengan hal ini. Fina Software sedang mengajak anda pemilik bisnis mulai yang dalam bentuk Ritel modern dan tradisional, Distributor, pabrik skala menengah dengan BOM tunggal bisa bergabung menyambut Software gratis yang sedang dibagikan untuk membantu operasional perusahaan.
SAAT inilah waktu yang tepat untuk merapikan MANAGEMENT anda, karena proses bisnis anda bisa diketahui secara riil. Software akuntansi akan membantu para pebisnis menghitung ulang kondisi keuangan saat ini, khususnya pada saat kondisi ekonomi drop akibat pandemi.
APA YANG DIDAPAT DARI FINA SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS ?

  1. Mendapatkan laporan keuangan yang diinginkan untuk dinalisa.
  2. Data base pelanggan, Piutang penjualan, Hutang usaha, Kas dan Bank, persediaan dan aktiva dirapikan agar menjadi riil.
  3. Dapat memulai operasional bisnis dengan perhitungan baik di rasio-rasio keuangan, sehingga bisnis owner dapat menentukan strategi penjualan, operasional, service dan lain-lain dengan tepat.
  4. Mengurangi FRAUD yang selama ini terus membengkak.
  5. Mengurangi kerugian akibat kineja tidak efiesien dan efektif.
    Anda berminat dengan SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS INI, silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap men-support anda.
GD Star Rating
loading...

Jan 13

ANDA INGIN MARKLONE PRODUK SILAHKAN HUBUNGI 081-252982900

Seperti yang diketahui saat ini pasar tidak bisa diprediksi. Khususnya untuk produk baru yang baru saja dipasarkan. Kondisi persaingan juga tidak bisa diprediksi saat ini sehingga strategi pemasaran sudah tidak relevan jika menggunakan cara-cara lama, semua berubah dengan cepat, oleh sebab itu jika kita akan scale up bisnis maka sebaiknya menggunakan strategi yang tidak menanggung resiko yang cukup besar. Salah satu strategi yang digunakan adalah dengan cara marklone.

Apa itu marklone? Marklone adalah suatu cara kita membuat produk dengan menggunakan sumber daya lain, atau alih daya. Misalnya kita sedang ingin memproduksi sambal untuk dipasarkan, kita butuh formula, mesin, tenaga kerja, bahan baku serta prasarana lainnya. Maka produk yang kita hasilkan melewati proses investasi yang cukup mahal karena mesti membangun infrastruktur/pabrik sendiri. Sedangkan Marklone, kita sebagai produsen cukup memiliki merek, atau pakajing (tidak mutlak) dan produksi bisa dilakukan oleh pihak lain sebagai pabrikan. Cara-cara Makrlone ini sangat bermanfaat bagi perusahaan yang memiliki keterbatasan sumberdaya mulai permodalan, mesin, tenaga kerja dan lainnya.
Mengapa Marklone? Khususnya produk baru ketika dipenetrasikan ke pasar tidak bisa diramal keberhasilannya, oleh sebab itu hal ini merupakan resiko jika kita langsung melengkapi sarana dan prasarana dalam produksi. Jika produk yang sudah dipasarkan ke pasar tidak laku maka kerugian besar akan sangat mengganggu perusahaan yang sudah eksis sekalipun. Dengan cara mark lone, resiko gagal suatu produk di pasar bisa diminimalkan sebab tidak seluruhnya pebisnis akan melakukan investasi. Oleh sebab itu cara-cara yang sudah banyak lakukan termasuk perusahaan multi nasional Unilever, setiap produk baru Unilever produksinya mesti dilakukan di pabrik lain. Jika pasar menerima produk baru dan sudah masuk kepada ketentuan perhitungan secara investsi maka Unilever akan mendirikan pabrik sesuai dengan permintaan pasar.
Oleh sebab itu jika anda ingin melakukan Scale up bisnis dan produknya merupakan produk baru, maka sebaiknya belajar dari pioner-pioner yang sudah berhasil dalam menggunakan strategi mark lone ini untuk pengembangan bisnisnya. Hal ini tentunya memiliki manfaat :
• Merek baru untuk pertama kali bisa menjadi test pasar, memang mesti berkorban karena dengan cara ini apabila produk tidak diterima pasar maka untuk teruskan produk tersebut dapat dicek ulang. Atau dihentikan tanpa resiko yang besar dibanding langsung bangun pabrik sendiri.
• Meskipun tidak memiliki pabrik tetapi memiliki produk dengan merek yang sudah dipatenkan.
• Apabila produk laku di pasar serta stabil permintaannya bahkan terus bertumbuh maka mendirikan pabrik sendiri akan sangat menguntungkan.
Apabila pembaca ada yang berminat marklone, atau membutuhkan pendampingan dalam PEMASARAN PRODUK BARU dengan jaringan Multi Distributor. Atau baca e-books : DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT sebagai panduan. Silahkan hubungi kami di 081-252982900. Kami siap mendampingi anda.

GD Star Rating
loading...

Jun 12

PASTIKAN BISNIS ANDA BER-MANAJEMEN AUTOPILOT

  1. Apakah Perusahaan anda carut marut, tidak tersistematis dan kacau balau dalam operasional hariannya?
  2. Apakah Perusahaan anda selalu membutuhkan kehadiran anda, sehingga anda tidak bisa berkutik untuk kehidupan berkeluarga dan pengembangan bisnis lainnya?
  3. Apakah anda bercita-cita ingin memiliki perusahaan yang cabangnya banyak di Indonesia?
  4. Apakah anda ingin mendapat profit maksimal di perusahaan anda, dan anda bisa jalan-jalan bersama keluarga ?
  5. Apakah anda ingin beribadah naik Haji namun merasa was-was karena perusahaan tidak ada yang mengurus?

Pertanyaan di atas seringkali muncul ketika anda ingin melakukan banyak hal di tempat lain dan merasa anda belum siap meninggalkan perusahaan. Itu artinya anda  saat ini membutuhkan Manajemen autopilot berjalan dengan baik di perusahaan.

Apa itu manajemen autopilot? Manajemen autopilot adalah manajemen standard yang telah diterapkan di perusahaan sehingga perusahaan bisa berjalan dan beroperasional dengan baik tanpa kehadiran terus menerus sang pemilik usaha. Sang pemilik cukup melihat dash board laporan setiap  bulan kondisi perusahaan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan rule of the game yang telah di terapkan sehingga: untung atau Rugi perusahaan diketahui dengan pasti.

Bagaimana perusahaan bisa memiliki manajemen Autopilot? Konsultan akan membantu bagaimana perusahaan bisa menjadi autopilot dengan Planning /perencanaan, organizing, implementing & controlling (POAC) dengan baik. Lebih detail Konsultan akan melakukan :

  • Review business process secara keseluruhan seluruh divisi di perusahaan.
  • Merancang ulang struktur organisasi.
  • Review /create Job Description & penentuan Job spesification
  • Pendokumentasian process business dalam bentuk SOP (Standard operation procedure)
  • Implementing Dokumen yang telah di-desain.
  • Implant software (Sistem Informasi Manajemen) jika diperusahaan masih manual.
  • Identifikasi indikator untuk penilaian Karyawan dalam bentuk KPI.
  • Pemilihan Laporan-laporan yang dibutuhkan untuk dash board manajemen Autopilot.
  • Evaluasi dan maintenance dengan membaca dan analisa laporan keuangan perusahaan.

Apabila mitra usaha membutuhkan sistem Manajemen Autopilot tercakup di atas silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252982900. Kami siap membantu anda.

GD Star Rating
loading...

Agu 13

CARA MENYULAP HOBI ANDA MENJADI BISNIS

Saat Anda mempertimbangkan untuk menghasilkan pendapatan dari proyek hobi atau gairah, pastikan ada pasar untuk bisnis Anda dan Anda siap untuk komitmen jangka panjang.
Harley Davidson, Spanx, dan Craigslist: Semua merek bernilai jutaan dolar ini dimulai sebagai proyek yang penuh gairah. Seringkali, perusahaan yang sukses dimulai dari hobi. Pengusaha yang memiliki minat dan keterampilan yang mendalam di bidang tertentu sudah memiliki dua bahan utama yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis. Hanya perlu beberapa langkah ekstra untuk mengubah hobi itu dari minat biasa menjadi perusahaan pribadi. Berikut cara memulai.

1. Lakukan tes pasar.
Sebelum Anda menginvestasikan waktu dan tenaga dalam membuat rencana bisnis, pastikan ada pelanggan yang tertarik dengan hobi Anda. Anda mungkin menyukai kerajinan Anda, tetapi apakah orang lain?
Salah satu cara untuk melihat apakah ada pasar untuk produk atau layanan Anda adalah dengan mengujinya pada kelompok yang lebih kecil, seperti teman dan keluarga. Bagikan hobi Anda dengan orang-orang yang dekat dengan Anda untuk mengukur minat. Lakukan riset online, di pasar petani, atau di pameran kerajinan lokal untuk melihat apakah orang lain menjual produk atau layanan serupa.
Kemudian, putuskan apakah tingkat minat tersebut sesuai dengan tujuan Anda.
Banyak orang memulai dari yang kecil dan mengubah hobi mereka menjadi pekerjaan sampingan atau paruh waktu. Kemudian, ketika minat tumbuh, Anda dapat mulai berpikir untuk memperluas komitmen Anda ke bisnis penuh waktu.

2. Tentukan model bisnis Anda.
Langkah selanjutnya adalah menentukan jenis bisnis apa yang ingin Anda jalankan. Untuk beberapa hobi, model yang Anda pilih mungkin terlihat jelas. Namun masih ada detail yang harus dipilah, seperti: Apakah Anda akan menjalankan bisnis sendiri, atau mendatangkan mitra? Apakah Anda perlu melakukan outsourcing bagian mana pun dari bisnis Anda? Apakah pelanggan akan menemukan Anda secara online, secara langsung, atau keduanya?
Menulis rencana bisnis dapat membantu Anda memikirkan beberapa pertanyaan kunci ini. Penelitian menunjukkan bahwa wirausahawan yang menulis rencana bisnis formal 16% lebih mungkin untuk menciptakan bisnis yang layak daripada mereka yang tidak. Dan, jika Anda memutuskan untuk meminta bantuan dana, bank atau investor akan ingin melihat rencana bisnis sebelum mereka memberi Anda uang.

3. Mulai ciptakan satu merek.
Branding adalah salah satu bagian paling menyenangkan dari mengubah hobi Anda menjadi bisnis. Pilih nama dan logo untuk mewakili bisnis unik Anda. Jika Anda menjual produk, Anda mungkin ingin bekerja sama dengan seorang desainer untuk menemukan ide pengemasan juga. Perusahaan layanan dapat membuat situs web menggunakan templat yang ada di situs seperti Squarespace, Wix, dan Shopify. Alat seperti Canva, Prezi, dan PicMonkey adalah beberapa cara yang terjangkau untuk menciptakan kepribadian visual yang berbeda untuk perusahaan baru Anda.

4. Temukan keseimbangan yang tepat.
Menjalankan bisnis kecil membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Hobi, bagaimanapun, seharusnya menyenangkan.
Hobi adalah sesuatu yang dilakukan orang karena mereka menikmati aktivitas tersebut. Dan salah satu bahaya terbesar dalam mengubah hobi menjadi bisnis adalah kehilangan kesenangan yang pernah dikaitkan dengan hobi.
Bagian penting dari mengubah gairah Anda menjadi bisnis jangka panjang yang layak adalah mengambil langkah-langkah kecil dan bertahap yang memungkinkan Anda untuk terus merasakan kegembiraan yang dibawa hobi ke dalam hidup Anda. Bersikaplah realistis tentang tujuan Anda untuk bisnis. Pertimbangkan untuk mem-bootstrap perusahaan Anda dengan penjualan yang Anda hasilkan, penskalaan secara perlahan daripada mendatangkan investor atau pinjaman dari luar.
Mengubah hobi menjadi bisnis yang layak tidak terjadi dalam semalam. Diperlukan waktu bertahun-tahun agar bisnis menjadi menguntungkan, apalagi menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. Tetapi menemukan seorang mentor, menyeimbangkan komitmen Anda, dan terus-menerus mempelajari hal-hal baru tentang keahlian Anda dapat membuat proses ini menyenangkan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Kami membuka layanan konsultasi mengenai bisnis, silakan hubungi kami dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

GD Star Rating
loading...

Agu 11

5P MARKETING UNTUK KESUKSESAN PERUSAHAAN B2B DI 2022

Apa itu 5P Marketing?
Anda pasti sudah tidak asing dengan konsep 4P Marketing— product, price, place and promotion — yang telah menjadi pokok perencanaan bisnis selama beberapa dekade, dan kemungkinan besar mereka sudah menjadi bagian dari strategi pemasaran bisnis Anda. Namun, di era digital saat ini, merek B2B Anda masih perlu bersandar pada P ke 5 yaitu —payment—untuk memenangkan loyalitas pelanggan B2B, tetap kompetitif, dan meningkatkan pendapatan.
Transformasi digital dimulai sebelum pandemi tetapi dengan cepat dipercepat karena bisnis B2B terpaksa mengubah model penjualan mereka. Banyak bisnis B2B mulai menawarkan solusi eCommerce untuk mengikutinya. Bagian yang hilang dari pengalaman pelanggan bagi banyak orang? Pengalaman checkout yang mulus untuk pembeli B2B yang juga memenuhi kebutuhan kompleks di balik layar mereka.
Berikut adalah lima alasan mengapa bisnis Anda harus memperhitungkan konsep P yang ke 5.

1. Untuk meningkatkan perjalanan pelanggan.
Banyak bisnis menginvestasikan sejumlah besar waktu dan energi dalam meningkatkan perjalanan pembeli mereka tetapi terhenti pada pembayaran. Pembeli saat ini, yang diinformasikan oleh pengalaman mereka dengan perusahaan B2C, berharap dapat bertransaksi dengan lancar sesuai persyaratan mereka, dengan metode pembayaran pilihan mereka.

2. Karena persaingan yang ketat.
Ekspansi pasar B2B yang cepat telah membuat persaingan untuk pelanggan menjadi sengit dan upaya untuk membuat mereka semakin lengket. Plus, sekitar 65% perusahaan B2B di seluruh industri sepenuhnya bertransaksi online dan untuk pertama kalinya, mereka lebih cenderung menawarkan eCommerce daripada penjualan langsung. Bisnis yang ingin bersaing harus fokus pada digitalisasi.

3. Karena kartu kredit tidak disukai di B2B
Kartu kredit sering menjadi metode pembayaran default dalam transaksi B2B digital, tetapi itu tidak berarti bahwa Kartu Kredit adalah metode yang disukai. Meskipun penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh pembeli B2B menggunakan kartu kredit untuk melakukan pembelian online, mereka tidak sepenuhnya senang—50% sebenarnya lebih suka membayar dengan metode selain kartu kredit ketika diberi opsi.

Baca juga: 5 Tips Strategi Digital Marketing untuk B2B

4.Karena pembeli B2B mengharapkan kredit perdagangan dan faktur persyaratan bersih
Pembeli B2B saat ini juga mencari penjual yang menawarkan kredit perdagangan—metode pembayaran yang jauh lebih sulit daripada kartu kredit yang tercatat. Faktanya, 82% akan memilih satu vendor daripada yang lain jika vendor tersebut menawarkan faktur saat checkout dengan persyaratan 30, 60 atau 90 hari. Untuk mengikuti pembeli yang cerdas saat ini, bisnis B2B perlu memodernisasi pengalaman checkout atau berisiko kehilangan pelanggan karena pesaing dengan alternatif pembayaran yang lebih baik.

5. Untuk mengembangkan bisnis Anda
Ada banyak manfaat untuk menerapkan strategi P ke-5, termasuk tingkat konversi yang lebih kuat, pembelian berulang dan peningkatan volume, AOV yang lebih tinggi, LTV pelanggan yang meningkat, loyalitas yang lebih dalam, dan banyak lagi.

Strategi P ke-5 yang efektif membutuhkan usaha, tetapi hasilnya bisa sangat besar. Belum lagi pesaing Anda juga melakukan semua yang mereka bisa untuk menempatkan diri mereka pada keuntungan. Ingat: Strategi P ke-5 bukan hanya bagus untuk dimiliki, tetapi juga harus dilakukan untuk setiap bisnis B2B. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Kami membuka layanan konsultasi mengenai bisnis, silakan hubungi kami dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

GD Star Rating
loading...

Agu 09

3 TIPS PRAKTIS MEMBANGUN PENGALAMAN PELANGGAN B2B YANG POSITIF

Memastikan pengalaman positif dalam hubungan B2B memberikan peningkatan keterlibatan dan, pada akhirnya, hasil keuangan yang lebih baik. Namun, ketika memulai, banyak orang kewalahan dengan gagasan untuk menciptakan pendekatan pengalaman antar bisnis.
Untuk mempermudah Anda, berikut ini sudah kami rangkum 4 tips praktis membangun great customer experience.

1. Kenali pelanggan Anda.
Pelanggan Andalah yang menentukan seberapa sukses Anda dalam memberikan pengalaman yang luar biasa.
Jangan berasumsi bahwa Anda telah mengetahui segalanya hanya karena Anda memiliki pelanggan bisnis yang membayar tagihan Anda tepat waktu. Meskipun hubungan B2B sering (tetapi tidak selalu) “lebih lengket”, jika Anda tidak memberikan pengalaman yang luar biasa, maka mereka secara aktif mencari, atau setidaknya merenungkan, menggantikan Anda.
Pertimbangkan apa yang dibutuhkan pelanggan. Pertama, pertimbangkan dari perspektif pelanggan secara keseluruhan. Mereka telah melibatkan perusahaan Anda untuk memecahkan kebutuhan atau masalah tertentu. Pahami mengapa mereka tidak dapat menyelesaikannya tanpa perusahaan Anda, dan gunakan itu untuk membangun pengalaman terbaik Anda.
Pertimbangan kedua mencerminkan perbedaan utama dalam B2B versus B2C: Sadarilah bahwa dalam kebanyakan kasus, manusia yang berinteraksi dengan Anda tidak menghabiskan uang “mereka”, jadi apa yang mereka hargai akan memiliki cita rasa yang berbeda dari hubungan B2C tradisional.

2. Segera memperbaiki ketika ada yang salah.
Ketika segala sesuatunya menjadi serba salah (dan kebanyakan bisnis pasti akan melakukannya, karena tidak ada hubungan atau pengalaman yang sempurna), bagaimana Anda mengatasi masalah pelanggan B2B Anda memberikan dampak yang sangat besar pada persepsi mereka tentang pengalaman.
Ada banyak hal yang sama di B2B dan B2C ketika terjadi kesalahan. Pelanggan merasakan kekecewaan, frustrasi, pengkhianatan, dan mereka ingin semuanya diperbaiki. Jika sudah seperti itu, maka Segeralah memulihkan hubungan Anda.
Saat berbisnis, jangan hanya menangani masalah khusuk. Masuk lebih dalam dan pahami apa yang pelanggan rasakan tentang berbagai masalah yang tengah mereka rasakan dan segera atasi.

3. Cobalah untuk terus akrab.
Kedengarannya sederhana, tetapi terlalu sering. Cobalah untuk terus meningkatkan level keakraban Anda dengan pelanggan Anda.
Anda bisa memulainya dengan mengetahui Apa yang paling mereka hargai? Biaya rendah? Kecepatan? Kualitas? Pertimbangkan apa yang mendorong pelanggan Anda. Pikirkan hubungan dari sudut pandang mereka dan dorong pengalaman Anda untuk memenuhi keinginan mereka.

Semua bilang “pelanggan adalah raja” dan memang hal ini benar adanya. Karena bisnis hanya bisa sukses dan berhasil jika ada pelanggan yang membeli bisnis Anda. karena itu, terus memberikan great customer experience akan semakin menghindari bisnis Anda dari kebangkrutan. Semoga artikel ini bermanfaat. Kami membuka layanan konsultasi mengenai bisnis, silakan hubungi kami dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

GD Star Rating
loading...
Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp
× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi