Jan 05

5 KESALAHAN UMUM DALAM PENYUSUNAN KPI PERUSAHAAN

Setiap bagian dari proses perencanaan strategis adalah penting, sedikit perhatian ekstra mungkin diperlukan ketika mengembangkan indikator kinerja utama Anda (KPI). Pada tahap ini merupakan tahap dimana anda akan memulai sebuah pengembangan yang strategis. Mulai dari merevisi visi, misi, dan segala prioritas strategis perusahaan anda. Anda telah melalui analisis SWOT, nda telah membahas skenario dan risiko yang mungkin dihadapi perusahaan di masa depan. Anda telah melakukan banyak pekerjaan hebat, tetapi itu tidak berakhir di sana. Rencana yang dikembangkan dengan baik juga harus menjadi rencana yang dapat ditindaklanjuti dan dapat dilacak serta diimplementasikan di seluruh perusahaan anda. Ketika KPI tidak dikembangkan secara memadai, anda berisiko memiliki rencana yang terlihat bagus di atas kertas, tetapi mungkin sulit untuk dipantau dan dijalankan. Oleh karena itu, dalam pembuatan KPI bukanlah sembarangan atau asal punya. Tapi harus benar-benar dipikirkan apakah bisa mencapai tujuan perusahaan anda. Pada kesempatan kali ini, kami tim GroEdu International Consultant (Lembaga Konsultan Bisnis yang sudah dipercaya diberbagai kota besar diantaranya Surabaya, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogjakarta, Denpasar, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Makassar, Madiun, Jember dan kota besar lainnya) akan menuliskan beberapa kesalahan dalam menyusun KPI.

Kesalahan 1: KPI tidak spesifik atau tidak terukur.
Kadang-kadang KPI gagal karena mereka menetapkan target yang tidak terukur, beberapa “KPI” terlalu umum. Misalnya, meningkatkan pendapatan, mendapatkan lebih banyak klien, atau memiliki lebih sedikit pergantian karyawan, semuanya gagal menjadi KPI yang efektif. KPI harus menunjukkan apa indikator kesuksesan anda dengan spesifik. KPI ini dapat dipantau dan diukur dari waktu ke waktu dengan lebih baik oleh perusahaan.

Kesalahan 2: Anda hanya memilih metrik yang tidak dapat anda pengaruhi.
Agar memiliki kemampuan untuk melaksanakan rencana anda secara efektif dan memengaruhi hasil Anda, baik indikator utama maupun yang tertinggal harus dimasukkan dalam KPI. Sementara indikator utama adalah tugas atau kegiatan yang berorientasi input yang berada dalam kendali kami, indikator yang tertinggal berorientasi pada keluaran, lebih mudah untuk diukur, tetapi lebih sulit untuk dipengaruhi atau dikendalikan. Penting untuk memiliki indikator utama dan tertinggal ketika menetapkan KPI sehingga organisasi anda dapat melakukan apa yang ada dalam kontrolnya untuk membantu memengaruhi hasil yang kurang dalam kendali.

Kesalahan 3: Terlalu banyak item yang dilacak dan dimonitor.
Meskipun penting untuk menetapkan KPI yang cukup untuk mengembangkan rencana yang dapat ditindaklanjuti, kesalahan umum yang biasa terjadi adalah menetapkan terlalu banyak item. Terlalu banyak area untuk dipantau dan tugas yang harus dilaksanakan, akan membawa resiko tidak terlaksananya item KPI. Daripada melakukan “OK” pada banyak hal, lebih baik unggul dalam beberapa hal, agar semuanya dapat diimplementasikan dan dikelola.

Kesalahan 4: KPI tidak diperjuangkan.
Dalam hal pelaksanaan strategi, penting bahwa setiap SP dan KPI terkait memiliki pemilik atau juara yang bertanggung jawab atas pelacakan dan implementasinya. Jika tidak ada yang bertanggung jawab atas suatu area, itu berisiko pengukuran yang tidak akurat atau implementasi yang serampangan. Jika jelas siapa yang bertanggung jawab atas apa yang ada di awal proses perencanaan, pertanggungjawaban, maka rencana strategis anda memiliki peluang yang lebih baik untuk mencapai tujuan anda. Orang-orang anda akan tahu apa yang menjadi tanggung jawab mereka dan apa yang perlu dikembangkan.

Kesalahan 5: KPI dikembangkan tanpa masukan tim
Keikutsertaan tim di setiap tahap proses perencanaan strategis, dari tahap awal pra-perencanaan, melalui pengembangan misi, visi, dan nilai-nilai Anda, hingga pengembangan SP, KPI, dan rencana implementasi merupakan hal wajib dan penting bagi anda. Semakin selaras tim anda, maka semakin lengkap mereka akan mengimplementasikan rencana anda. Dalam pengembangan KPI, penting untuk mempertimbangkan masukan dari mereka yang akan bertanggung jawab untuk melakukan tindakan terkait.

Demikian artikel dari kami, terimakasih, dan semoga bermanfaat. Jika anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang artikel di atas, pendampingan bisnis startup, merancang desain Sistem manajemen serta KPI perusahaan anda atau konsultasi segala hal tentang bisnis anda. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap mendampingi anda.

GD Star Rating
loading...

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi