Mei 02

BEBERAPA KELEBIHAN-KELEBIHAN YANG DIMILIKI JENIS BISNIS SKALA MENENGAH APABILA DIBANDINGKAN DENGAN BISNIS BESAR

Pengertian dari bisnis adalah sebuah ruang lingkup dari operasional yang berskala kecil, menengah, dan besar, yang bertujuan utama untuk mendapatkan profit dari penjualan barang atau jasa, baik berupa barang-barang olahan maupun barang-barang dari distributor/agen dan biasanya dimiliki secara perseorangan maupun bisa juga secara kelompok. Definisi dari bisnis itu sendiri memang berbeda-beda pada setiap masing-masing negara, seperti ukuran dari bisnis dan juga pada setiap bidang-bidang bisnis yang bermacam-macam juga memiliki hak dan kewajiban yang secara khusus berkaitan langsung dengan sistem legalitas dari status perusahaan dan berapa besar nilai dari besaran pajak yang seharusnya dibayarkan kepada pihak pemerintah.

Semua hal tersebut pastinya memiliki 2 macam sisi yang berbeda, yaitu berupa sisi baik dan juga sisi buruk, dalam hal ini kita akan membahas tentang apa saja yang menjadi kelebihan/kekuatan dalam hal menjalankan sebuah bisnis tingkat menengah.

Kelebihan-Kelebihan Dari Jenis Bisnis Tingkat Menengah

Dengan sebuah fleksibilitas dan ukurannya yang masih sangat sederhana, jenis bisnis tingkat menengah memiliki banyak keunggulan utama dalam menjalankan bisnisnya, terutama juga dari segi pembentukan sistem dan operasional. Dan berikut ini merupakan beberapa macam kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh jenis bisnis skala menengah apabila dibandingkan dengan jenis bisnis yang sudah berskala lebih besar:

1. Fokus hanya dalam satu bidang saja.

Jenis bisnis tingkat menengah tidak wajib untuk selalu mengikuti permintaan pasar, seperti halnya jenis bisnis-bisnis besar pada umumnya yang selalu harus mengikuti arus perkembangan zaman. Bisnis seperti ini dapat lebih mudah untuk tetap fokus ke dalam satu jenis bidang bisnis tertentu saja. Untuk mengembangkan bisnisnya, maka seorang pemilik bisnis bisa menghadirkan berbagai inovasi-inovasi atau ide-de kreatif yang setidaknya bisa diaplikasikan pada sebuah produk yang telah dijualnya. Seperti contoh sebuah usaha kerajinan rumahan yang bisa lebih fokus dalam mengerjakan satu jenis model atau jenis-jenis produk tertentu dan cukup hanya dengan melayani permintaan konsumen tertentu agar bisa mendapatkan laba yang lebih besar.

2. Lebih fleksibilitas dalam bidang operasional.

Jenis bisnis kelas menengah biasanya hanya dikelola oleh beberapa tim yang lebih kecil dan masing-masing dari setiap anggotanya memiliki wewenangnya sendiri-sendiri dalam menentukan keputusan dengan cepat dan tepat. Maka hal inilah yang menjadikan pergerakan dari jenis bisnis yang berskala menengah jauh lebih fleksibel dan mampu membuat para karyawan yang bekerja disana memiliki ruang gerak dan cara berpikir yang jauh lebih luas lagi. Selain itu, kecepatan pada reaksi bisnis seperti ini terhadap berbagai macam respon perubahan seperti halnya trend produk, selera konsumen,dan lain sebagainya menjadi sangat tinggi, sehingga bisnis yang berskala menengah ini menjadi jauh lebih kompetetitif daripada yang lain.

3. Kecepatan dalam berinovasi.

Kekuatan lainnya yang dimiliki oleh jenis bisnis tingkat menengah ini adalah, tidak adanya hirarki dan kontrol yang terlalu kaku seperti layaknya jenis bisnis-bisnis besar dan kebanyakan mampu membuat para pekerjanya memiliki ruang gerak dan cara berpikir yang lebih luas dan dapat menyumbangkan seluruh ide-ide brilian mereka bagi bisnis. Jenis bisnis dengan skala yang menengah memiliki kebebasan yang lebih baik apabila dibandingkan dengan jenis bisnis yang lebih besar. Para karyawan yang bekerja pada jenis bisnis tingkat menengah malah mampu menjadikan para pekerjanya dapat dengan lebih leluasa menyalurkan ide-idenya secara kreatif dan inovatif yang belum memiliki banyak pesaing. Tidak hanya itu, produk-produk dan ide-ide baru tersebut dapat dirancang, dikerjakan dan bisa dengan begitu mudahnya langsung diluncurkan tanpa perlu terlalu banyak pertimbangan yang berbelit-belit dan harus melalui banyak prosedur seperti halnya jenis bisnis-bisnis besar lainnya.

4. Menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Pemilik bisnis bukanlah satu-satunya orang yang akan bisa mendapatkan keuntungan dalam membangun bisnis tingkat menengah. Pihak pemerintah dan masayarakat sekitarpun juga banyak sekali diuntungkan dari jenis bisnis seperti ini. Karena dengan begitu banyaknya bisnis-bisnis baru tingkat menengah yang tumbuh di Indonesia, maka akan semakin banyak pula lapangan-lapangan pekerjaan baru yang akan tercipta dan juga peningkatan penghasilan dalam negeri. Maka dari itu sangat tidak mengherankan jika jenis bisnis tingkat menengah ini menjadi salah satu kekuatan penggerak utama dari roda perekonomian di Indonesia.

5. Kebebasan dalam menentukan harga sendiri.

Jenis bisnis tingkat menengah memiliki kekuatan yang lebih dalam menentukan harga-harga barang maupun produksi jasa apabila dibandingkan dengan jenis bisnis besar. Hal ini karena pemilik bisnis sendirilah yang memegang asset-asset penting dan sumber kekayaan dari hasil produksi, sehingga mereka bisa menjadi lebih leluasa dalam menentukan harga barang yang sudah mereka jual ke pasaran tersebut.

6. Biaya operasional yang terlalu rendah.

Kebanyakan dari jenis-jenis bisnis tingkat menengah bekerja dari domisilinya masing-masing tanpa memiliki ruang perkantoran yang tetap. Meskipun demikian, hal ini juga dapat menjadi salah satu keuntungan tersendiri dalam menjalankan sebuah bisnis tingkat menengah tersebut. Mengapa demikian? karena biaya operasional yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan tidak terlalu besar, namun masih tetap berkesempatan untuk mendapatkan pendapatan/pemasukan yang lebih besar. Dan jika dilihat dengan lebih jauh lagi, maka jenis bisnis berskala menengah ini bisa mendapatkan biaya dukungan dari pihak pemerintah, organisasi non-pemerintah dan juga dari bank dalam bentuk berbagai kemudahan pajaknya, donasi atau berupa uang tunai secara langsung. Faktor ini menjadi dukungan terbesar bagi para pebisnis yang sudah sejak lama menjalankan bisnisnya.

Nah, itulah penjelasan tentang beberapa kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh jenis bisnis yang berskala menengah apabila dibandingkan dengan jenis bisnis yang sudah berskala lebih besar. Untuk kelanjutan dari apa saja kekurangan-kekurangan/kelemahan dari jenis bisnis skala menengah jika dibandingkan dengan jenis bisnis yang berskala lebih besar akan dijelaskan pada artikel selanjutnya, semoga bermanfaat. Terimakasih dan salam sukses pebisnis Indonesia.

Apabila pembaca membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas atau membutuhkan pembimbingan star up ritel modern, mulai dari persiapan data base barang-barang yang dijual, software accounting +POS yang dipilih, SOP finance & accounting, SOP penjualan atau operasional, SOP Gudang dan Logistik, SOP Marketing dan Delivery service, rekrut karyawan sampai dengan perusahaan anda operasional,. Silahkan hubungi 081-252-982900, atau kontak ke 081-8521172. Kami siap membantu!

GD Star Rating
loading...

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi