Nov 03

OPERASIONAL KERJA PERUSAHAAN RITEL

Bertemu kembali dengan kami tim GroEdu International Consultant (Lembaga Konsultan bisnis yang sudah dipercaya diberbagai kota besar diantaranya Surabaya, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogjakarta, Denpasar, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Makassar, dan kota besar lainnya). Pada kesempatan kali ini, kami akan menulis artikel tentang “Operasional Kerja Perusahaan Ritel”.
Alur kerja pada toko ritel merupakan bagian penting dari operasi sehari-hari perusahaan yang bergerak dalam bidang ritel. Untuk pelaksanaan operasi ini akan melibatkan sejumlah orang didalamnya. Alur kerja dalam setiap perusahan ritel satu dengan lainnya akan memiliki kemiripan atau terlihat sama karena alur ini merupakan praktik terbaik dan sudah terbukti kuat dalam pengembangan usaha bisnis ritel sejak bertahun-tahun lalu. Memahami proses operasional atau alur kerja akan membantu anda untuk meningkatkan penjualan anda. Berikut beberapa aspek penting dalam alur kerja sebuah toko ritel.

Pembelian
Manajer toko eceran sering menangani tugas pembelian untuk outlet khusus mereka. Dalam organisasi yang lebih besar, pembelian dapat dilakukan secara terpusat, dengan manajer yang hanya bertanggung jawab untuk melaporkan jumlah persediaan ke kantor utama. Karyawan ritel secara teratur mengambil persediaan yang ada, seperti barang di rak dan di area penyimpanan. Karyawan akan bekerja sesuai prosedur perusahaan dan kebutuhan spesifik outlet masing-masing. Akan tetapi, dalam bisnis ritel kecil kemungkinan manajer toko akan menangani sendiri semua aktivitas pembelian.

Menangani Persediaan
Tugas penanganan persediaan dapat menjadi bagian dari pekerjaan semua orang di toko ritel. Penanganan dimulai dengan menerima kiriman, termasuk membongkar kotak, menyortir barang yang diterima, dan membuang kotak dan bahan pengemasan. Bertanggung jawab untuk mempertahankan daya tarik estetika dari persediaan di toko dengan meluruskan barang setelah pelanggan menanganinya, memastikan semua barang bersih dan bebas debu, dan sesekali mengatur ulang rak dan pajangan untuk memberi toko tampilan baru dan merasa untuk membuat pelanggan tetap terlibat dan tertarik saat berbelanja.

Pelayanan Pelanggan
Layanan pelanggan adalah elemen inti dari operasi toko ritel, dan itu adalah aspek yang menyatukan seluruh alur kerja. Tujuan mendasar dari toko ritel adalah untuk menyediakan outlet bagi pelanggan untuk melihat, menangani, dan membeli barang, yang berarti semua kegiatan di toko ritel pada akhirnya berputar di sekitar layanan pelanggan.

Akuntansi
Outlet ritel individual melaporkan semua yang mereka lakukan ke kantor utama. Salah satu komponen utama dari alur kerja ritel adalah secara teratur melaporkan informasi keuangan ke departemen akuntansi. Manajer toko mengirim pembaruan harian untuk melaporkan angka penjualan, pengembalian uang, persediaan yang hilang, data penggajian per jam dan informasi tentang setoran bank sebelum siklus alur kerja dimulai lagi pada hari berikutnya.

Demikian artikel ini kami sampaikan, dan semoga manfaat. Jika anda menginginkan info lebih detil tentang artikel diatas, tentang manajemen supermarket, strategi supply chain management, distributorship management, atau ingin konsultasi dengan bisnis anda, strategi berbisnis, silahkan langsung hubungi kami melalui email groedu@gmail.com atau langsung hubungi kami melalui nomor whatsapp 081-252-982900. Kami siap membantu Anda.

GD Star Rating
loading...

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi