Previous Next

Jun 27

PELATIHAN SALES SUPERVISORY MANAGEMENT

PELATIHAN SALES SUPERVISORY MANAGEMENT DI TRETES

Kegagalan utama dalam memastikan kinerja Kantor Cabang sesuai dengan keinginan Kantor Pusat adalah kelalaian secara detail untuk mensupervisi kegiatan para Sales Force. Pada prakteknya para penyelia hanya melihat dan mengukur hasil akhir dari pada hasil penjualan kantor cabang. Sementara itu proses pencapaian menuju volume penjualan yang diinginkan tidak pernah disentuh dengan baik. Misalnya membiarkan sales force team Kantor Cabang bekerja sendiri-sendiri, walau sebenarnya para manager lini pertama (sales supervisor) berhak untuk memberikan briefing, petunjuk dan arahan agar sales force Kantor Cabang bisa bekerja dengan maksimal. Kendala dalam komunikasi merupakan titik awal para manager lini depan ini tidak bisa melihat proses dengan benar.

Secara pasti jika proses kinerja sales force team Kantor Cabang diketahui, dipantau dan turut dikelola dengan baik maka keberhasilan yang diharapkan dalam meningkatkan penjualan dan penyebaran produk dapat tercapai dengan maksimal. Oleh sebab itu para manager lini depan ini perlu keterampilan sales supervisory management dalam mengelola, mengendalikan, mengarahkan dan memastikan kinerja penjualan di Kantor Cabang agar dapat beroperasi dengan baik.

MATERI PELATIHAN

MENGELOLA DIRI SEBAGAI PROFESIONAL

  1. Apa kriteria Sales Supervisor Unggul?
  2. Bagaimana kedudukan sales supervsior dalam Management?
  3. Apa Tugas Sales Supervisor ?
  4. Management waktu (Logika waktu, Kwadran waktu)
  5. Matrix pendelegasian.

 MENGELOLA PEKERJAAN SECARA PROFESIONAL

  1. Membuat perencanaan
  2. Metode pembuatan perencanaan ( Mind Map/Free Mind)
  3. Menuangkan perencanaan dalam Time table
  4. Teknik pengorganisasian ( Metode PUKAT)
  5. Pengambilan keputusan  & Gaya pengambilan keputusan.

 KEPEMIMPINAN

  1. Matrix Kepemimpinan
  2. Komunikasi yang efektif.
  3. Membangun motivasi diri dan anak buah.
  4. Memberdayakan anak buah.
  5. Kerja sama kelompok.
  6. Membuat Goal Setting.

PROSES MAPPING BUSINESS

  1. Membuat mapping Business Process kantor cabang.
  2. Keterampilan membuat SOP singkat dan sederhana & Intruksi kerja.
  3. Keterampilan membuat dokumen untuk Business process kantor cabang.

Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan skill para Pimpinan cabang dan Sales Supervisor dalam mengelola dan menjadi penyelia di Kantor cabang.
  2. Memberikan pengetahuan akan pentingnya melakukan penyeliaan di-proses dan tujuan akhir agar tujuan/ target dapat tercapai.
  3. Memberikan bekal pada Pimpinan cabang dan Sales Supervisor dalam melakukan pembinaan/penyeliaan terhadap sales force team Kantor cabang.
  4. Memberikan kemampuan secara managerial pada para manager lini depan dalam mengelola Kantor cabang.
  5. Untuk meningkatkan skill dalam pembuatan SOP dan intruksi kerja bidang penjualan pada manager lini agar pengetahuan ini bisa dipraktekan di Kantor cabang. Khususnya yang berkaitan dengan penjualan sales force team Kantor cabang.

Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

 

GD Star Rating
a WordPress rating system

Jun 27

DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT

PELATIHAN DISTRIBUTORSHIP DEALER/SERVER PULSA DI BANDUNG

Keluhan yang sering terjadi atas kerjasama penjualan lewat distributor oleh principal adalah rendahnya penjualan. Sementara itu distributor sering mengeluh profit yang diperoleh sangat minim, sedangkan principal terus berupaya agar distributor memiliki kinerja prima. Problema ini tidak pernah kunjung berhenti sebelum masing-masing mengetahui peran masing-masing secara mendalam.

Sementara itu sukses pemasaran suatu produk selain terletak pada banyaknya produk yang dibuat dan adanya support marketing oleh produsen, sebenarnya terletak juga di pundak distributor, bagaimana distributor bisa menjualnya, di saat daya beli konsumen menurun sekalipun. Distributor bisa exis bersama principal berpuluh-puluh tahun, kuncinya karena distributor bisa menerjemahkan kemauan principal. Tidaklah mudah mengikuti kemauan principal kalau distributor tidak  memiliki manajemen yang cukup baik. Terutama Distributor yang berangkat dari trader (pemilik toko) sehingga dalam kerjasama dengan principal, distributor menganut manajemen toko, untuk meningkatkan penjualan tentunya principal menginginkan manajemen distributor cukup baik. Saat ini Principal juga berusaha membantu memperbaiki distributor trader menjadi distributor profesional. Inilah tantangan principal dan sekaligus peluang bagi trader (pemilik toko) untuk mengembangkan distributornya menjadi lebih baik. Namun apa yang dilakukan principal belum cukup memadai karena keterbatasan Sumberdaya principal. Sedangkan kesadaran untuk membantu memperbaiki kinerja distributor belum semua principal siap.

Nah, untuk membantu dan menjawab kekurangan principal dalam upaya memperbaiki kinerja distributor, maka ”Workshop Distributorship management” dengan tajuk ”Tingkatkan penjualan principal-distributor, Tingkatkan profit distributor, dan menekan Shrinkage distributor” akan sangat membantu principal dalam rangka memperbaiki kinerja distributor terutama di segi peningkatan penjualan dan profit distributor.

ISI MATERI PELATIHAN

Pendahuluan Distributorship management

  • Konsep Pemasaran dan strategi distribusi distributor
  • Model-model Multy Distributor
  • Latar belakang kerja sama Principal dan distributor
  • Prospek Bisnis distributor.
  • Orientasi principal dan distributor dalam penjualan.

Sales Force Management Principal Vs Distributor

  • Aplikasi Key performance indicator sales force
  • Sistem remunerasi Sales force
  • Reward & Punisment sales force
  • Daya tarik dan alasan pemberian insentif sales force

Maksimalisasi penjualan Distributor melalui Sales Territory management

  • Element sales territory management
  • Jenis Channel Distribusi
  • Mendesain Rute kunjungan
  • Menghitung beban kerja sales force
  • Sales Territory Vs Sales Prosses.

Strategi Distributor kelola pelanggan dan layanan pelanggan

  • Konsep dasar customer service (Moment of truth, persamaan nilai layanan, persepsi nilai layanan)
  • Membangun strategi nilai layanan
  • Fokus pelangan dan keterlibatan karyawan dalam pelayanan
  • Pengukuran dan umpan balik
  • Strategi perbaikan layanan terus menerus
  • Bagaimana menangani komplain.
  • Memaksimalkan inti CRM ( Customer Relationship management)
  • Mengukur kinerja distributor melalui Key Performance Indicator (KPI)
  • Aplikasi dan contoh KPI distributor.

Inventory Management

  • Mengapa management sediaan?
  • Sediaan : biaya, pelayanan dan laba
  • Biaya Riil sediaan
  • Meramalkan kebutuhan sediaan
  • Mengelola indikator sediaan
  • Pengurangan biaya sediaan

Menekan Shrinkage dan meningkatkan profit Distributor.

  • Biaya-biaya distributor dan pengelompokannya.
  • Sebab-sebab shrinkage dan cara mengatasinya.

Mengelola Account receivable (AR) Sales Force Distributor.

  • Status Piutang penjualan.
  • Kelola AR melalui audit lapangan.
  • Problem setelah audit lapangan.
  • Penyebab piutang penjualan bermasalah.
  • Performance dan tanggung jawab sales force.
  • Mencegah piutang Bad debt.

Konsep pemasaran Principal

  • Business Review (Outlook)
  • Analisis TOWS dan 4 C Diamond
  • 9 elemen marketing ( Segmentation, positioning, Differensiasi, marketing mix (4P), brand, Layanan dan proses)
  • Fokus place sebagai fungsi Distributor
  • Strategi meningkatkan laba
  • Strategi promosi

 

 

 

 

GD Star Rating
a WordPress rating system
× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi