Previous Next

Mei 15

FUNGSI DISTRIBUTOR DI ERA DIGITAL

Secara nyata Distributor memiliki fungsi mendistribusikan barang dari principal secara merata dan memenuhi channel off line yang lengkap seperti Ritel tradisional, Ritel modern, Grosir dan horeka. Namun demikian tidaklah cukup untuk masa kini melayani channel off line, keberadaan channel on line juga dibutuhkan. Channel on line cukup banyak medianya mulai dari market place ( Bukalapak, tokopedia, Lazada, Beli-beli, Zalora, Blibli, dan lain-lain) atau channel on line menggunakan web sendiri dengan SEO yang cukup bagus dan menggabungkan dengan social media. Itu semua dilakukan agar terjadi sinergi antara penjualan off line dan on line. Cara tersebut di atas sekarang lebih dikenal dengan omni channel.

Fungsi diatributor tidak lagi konvensional seperti dahulu, kalau ini terus dilakukan memang bisa jalan sih distributor, tetapi secara fungsi distributor yang konvensional akan terus tergerus oleh Distributor yang sudah mempraktekan Omni Channel. Memang perkembangan saat ini begitu deras dilakukan secara on line, tetapi tidak semua produk bisa dijual on line. Proses deal saja yang bisa dilakukan on line, tetapi yang lain-lain tetap dilakukan off line. Misalnya produk marmer, mungkin ketika lakukan order bisa secara on line termasuk oppoinment bertemu, tetapi customer mesti lihat secara langsung produk yang dijual oleh supplier. Jadi tidak semua produk bisa dijual secara on line. Penggabungan on line dan off line adalah saling melengkapi dan membuat proses penjualan bisa dilakukan lebih praktis.

Bapak ibu yang sedakarang ini memiliki bisnis masih banyak dijual secara off line, sebaiknya mencari format baru bentuk on line. Bisa dilakukan dengan cara di alinea pertama, yaitu menggunakan market place atau website dan social media. Silahkan mencoba. Apabila ibu dan bapak membutuhkan bantuan untuk hal tersebut diatas termasuk pengaturan manajemannya, silahkan hubungi kami di 081-8521172 atau wa 081-252982900. Kami siap membantu. Terima kasih.

 

GD Star Rating
loading...

Mei 13

KEBIASAAN-KEBIASAAN UNTUK MENUNDA-NUNDA MEMULAI BISNIS BARU DAN SOLUSI UNTUK MENGATASINYA

Setiap orang pasti pernah merasakan yang namanya menunda-nunda pekerjaan. Apalagi jika sedang terkena permasalahan, sikap senang menunda-nunda dalam menyelesaikan masalah biasanya dianggap sebagai sebuah solusi paling cepat dan efisien.

Menunda pekerjaan terkesan seperti sudah menyelesaikan masalah. Namun akibat yang nanti akan disebabkan bukanlah hal yang terlalu mudah untuk diselesaikan. Dan kali ini yang akan kita bahas adalah tentang bisnis, karena senang menunda-nunda itulah, maka yang akan kita bahas kali ini adalah apa saja dan mengapa penyebab dari penundaan bisnis dan tentang bagaimana cara untuk dapat mengatasi perasaan ragu bagi Anda yang baru saja ingin memulai bisnis baru.

Baiklah, berikut ini adalah beberapa alasan yang biasanya menyebabkan mengapa seseorang ingin menunda-nunda dalam memulai bisnis baru. Dari semua alasan tersebut, maka temukan alasan mana yang paling sering Anda rasakan sesegera mungkin, lalu berusahalah untuk Anda perbaiki.

1. Adanya rasa puas terhadap diri sendiri.

Salah satu sebab dari penundaan berpangkal dari rasa puas atau berbangga diri yang terlalu tinggi. Bisa juga menjadi penyebab utama terjadinya rasa kemalasan atau kurangnya kepedulian. Atau bahkan mungkin terlalu yakin dengan hasil yang nanti akan diperolehnya sehingga merasa tidak memiliki alasan yang bagus untuk berani mencoba atau berusaha lebih keras lagi.

Cara untuk mengatasinya adalah :

• Bayangkan peluang bisnis yang besar sudah berada di depan mata Anda, namun peluang tersebut baru akan dapat Anda raih setelah Anda menyelesaikan satu demi satu “pekerjaan dari bisnis” Anda.
• Anda menetapkan lebih banyak sasaran yang semakin menantang bagi diri Anda sendiri. Apabila tantangan tersebut tampaknya terlalu mudah atau terlalu biasa, cobalah untuk menciptakan alasan yang lebih menantang lagi agar dapat membangkitkan motivasi Anda untuk kembali berbisnis.

2. Menunda untuk menghindari terjadinya rasa tidak nyaman.

Pernahkah anda berkata dalam hati : “betul-betul merasa tidak menyenangkan…!”, atau “lain kali saja…”? Apabila ketidaknyamanan seperti ini disebabkan oleh besarnya kewajiban yang harus Anda kerjakan, maka Anda akan dapat menguraikannya menjadi pecahan-pecahan pekerjaan yang lebih kecil sehingga lebih mudah untuk Anda kerjakan sendiri.

Contohnya misalkan Anda sedang mengerjakan proposal bisnis. Anda bisa mengawalinya dengan memilah-milah misalnya, rencana organisasi Anda. Anda mulai merancang seperti apa mekanisme dari bisnis baru Anda. Kemudian Anda akan merancang tentang bagaimana bentuk perusahaannya.

Setelah itu, Anda akan menentukan tentang bagaimana job desk dari karyawan Anda dan posisi mana saja yang Anda butuhkan, dan selanjutnya. Dengan cara menguraikannya menjadi pekerjaan yang lebih kecil dan sederhana, maka pekerjaan Anda akan menjadi jauh lebih ringan dan semakin mudah.

3. Menunda karena merasa takut gagal.

Hampir setiap orang pasti tahu bahwa bayangan dari kegagalan akan mampu menghempaskan sebuah niat. Misalnya, anggap saja Anda akan memulai bisnis baru. Kemudian secara alamiah bayangan kegagalan itu akan muncul, dan Anda mulai terlarut di dalamnya.

Mulai dari produk yang Anda tawarkan takut tidak laku, kemudian uang Anda hilang dan terakhir, istri Anda minta dicerai, tentu saja hal seperti itu dapat mengurungkan atau bahkan mungkin akan menggagalkan niat Anda untuk memulai bisnis baru.

Cara untuk mengatasinya adalah, cobalah Anda bayangkan mana yang lebih buruk, tidak pernah memulai membangun bisnis dan Anda tidak pernah gagal. Otomatis Anda tidak akan pernah sukses. Atau tidak masalah Anda mengalami kegagalan karena dari kegagalan-kegagalan itulah Anda akan dituntun ke jalan kesuksesan.

4. Hambatan dari sisi emosi.

Seperti kata-kata “Aku sedang tidak mood untuk mengerjakan itu”… “Aku terlalu tertekan untuk mengerjakannya sekarang ini…” Jika yang satu ini namanya adalah alasan emosional. Dan jika emosional yang bermain, maka saat Anda akan memulai bisnis baru, maka akan muncul berbagai macam alasan untuk mengatakan bahwa sekarang ini adalah saat yang belum tepat untuk memulai bisnis baru. Anda akan menunggu sampai saat “emas” itu tiba. Itulah yang biasanya orang gagal lakukan, menunggu segala sesuatunya berjalan dengan sempurna dengan sendirinya.

Cara untuk mengatasinya adalah, Anda harus mulai untuk melakukan aksi konkrit dalam memulai bisnis Anda. Dengan demikian, hambatan emosi Anda akan hilang dengan sendirinya. Ini hampir sama seperti saat Anda harus mencuci pakaian yang menumpuk segunung. Saat Anda memutuskan untuk mulai menuang sabun dan mencucinya, lama-kelamaan Anda akan semakin merasa enjoy sendiri menikmati cucian Anda tersebut.

5. Kecenderungan untuk menjadi orang yang sok sibuk.

Orang yang menjadi sok sibuk adalah tipe orang yang alih-alih mau belajar hanya untuk menghadapi ujian, namun mereka malah semakin sibuk hanya untuk menghias jadwal ujian atau sibuk dalam menandai buku dengan spidol berwarna warni saja. Atau mereka yang pergi ke warnet hanya untuk mencari data, akan tetapi sejam kemudian mereka ternyata tidak menemukan data apapun disana. Mereka hanya sibuk chatting. Dan pada bisnis, kebiasaan sok sibuk seperti ini cenderung lebih parah lagi.

Cara mengatasinya adalah, pahami terlebih dahulu bahwa Anda tidak sedang mengerjakan apa yang seharusnya Anda kerjakan. Kerjakan tugas-tugas pokok dari bisnis Anda saja, cermati target dari bisnis Anda, dan jangan teralihkan oleh pekerjaan atau masalah lain yang sifatnya hanya sebagai sampingan.

Jadi dari beberapa alasan senang menunda-nunda untuk memulai bisnis di atas, manakah yang (paling) mencerminkan diri Anda pada saat Anda akan memulai bisnis baru? Silahkan menilainya sendiri, semoga bermanfaat dan terimakasih. Salam sukses untuk kita semua.

Anda akan memulai bisnis baru dan tidak tahu serta bingung bagaimana memulainya. Serta bagaimana rekrut SDM mulai operator sampai dengan manajer, silahkan hubungi : 081252982900 atau 081-8521172. Kami siap membantu anda! Terima kasih.

GD Star Rating
loading...

Mei 07

FAKTOR-FAKTOR PENENTU UTAMA DARI KESUKSESAN ENTREPRENEUR (KEWIRAUSAHAAN)

Belakangan ini sudah mulai banyak orang-orang yang merasa lebih tertarik dengan dunia entrepreneur (kewirausahaan), terlebih lagi setelah melihat secara langsung bagaimana para pengusaha-pengusaha yang sebelumnya telah sukses dalam menjalankan usahanya, bahkan sampai mampu memperoleh omset yang luar biasa besar dari usaha yang sampai saat ini sudah dijalankannya. Hal semacam itu bahkan sempat menginspirasi banyak para pekerja kantoran yang pada akhirnya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya dan memulai untuk banting setir masuk ke dalam dunia entrepreneur atau kewirausahaan ini.

Tentu saja peluang-peluang tersebut sangat menggiurkan ketika kita sudah pernah melihat sendiri secara nyata bagaimana contoh-contoh dari pengusaha-pengusaha yang sudah sukses dalam menjalankan usahanya, namun jangan lupa untuk melihat akan adanya sebuah cerita-cerita khusus tentang perjuangan dan kerja keras di balik kesuksesan yang sudah mereka dapatkan saat ini. Terdapat banyak sekali hal-hal yang harus dipelajari, karena faktanya beberapa dari mereka juga harus mengalami jatuh bangun dalam membangun usahanya dan juga merasakan kepahitan yang sangat mendalam dari kegagalan terlebih dahulu sebelum akhirnya usaha mereka bisa sesukses seperti sekarang ini.

Berikut ini merupakan beberapa faktor-faktor penting yang juga cukup berpengaruh besar terhadap kesuskesan dari seorang entrepreneur (wirausahawan) yang setidaknya masih bisa Anda pelajari dengan lebih seksama.

1. Memiliki tekad kuat dan kemauan yang keras seperti baja.

Sebuah usaha hanya akan bisa berhasil dan sukses jika dijalankan ketika orang yang menjalankannya memang memiliki tekad yang kuat, semangat yang besar, pantang menyerah, tidak takut dengan resiko dan kemauan yang keras. Ketika ke lima hal tersebut sudah dimiliki, maka itu sudah lebih dari cukup untuk menjadi modal awal bagi seorang entrepreneur agar bisa tetap bisa optimis, meskipun usahanya sedang berada pada posisi di ujung tanduk sekalipun. Anda akan selalu bersemangat dan tetap termotivasi untuk mengejar kesuksesan, sehingga tetap mau untuk terus belajar sekali lagi, lagi dan lagi. Dan hal seperti ini merupakan bekal yang terpenting untuk mencapai kesuksesan dalam berwirausaha.

2. Mengetahui dan paham secara pasti akan target pasar yang ingin dituju.

Pastikan bahwa Anda juga sudah mengetahui tentang siapa saja yang nantinya akan menjadi target pasar Anda. Dalam hal seperti ini, target pasar yang paling tepat merupakan faktor yang juga akan mampu dalam menentukan sukses atau tidaknya seorang wirausahawan tersebut. Ketika Anda sudah mampu membangun usaha di tempat dan waktu yang tepat, maka kemungkinan terbesarnya adalah usaha Anda tersebutpun akan menjadi semakin lebih berkembang lagi dari sebelumnya. Lain halnya ketika Anda malah membangun usaha dengan target pasar yang salah, maka kemungkinan untuk bisa berkembang dan suksespun masih terlalu kecil.

3. Memiliki permodalan yang cukup dan sudah terencana dengan baik.

Meskipun Anda sudah memiliki semangat dan tekad yang kuat, namun Anda juga masih perlu untuk memiliki modal agar mampu menjalankan dan mengembangkan usaha milik Anda tersebut. Modal merupakan komponen utama dan juga termasuk sebagai salah satu yang terpenting dalam berwirausaha yang tidak mungkin akan bisa tergantikan oleh apapun juga. Jadi sebelum memutuskan akan memulai suatu usaha, maka sebaiknya Anda sudah harus menyiapkan modal yang cukup dan merencanakannya dengan lebih efektif untuk bidang usaha yang ingin Anda jalankan tersebut agar untuk kedepannya bisa berjalan dengan lebih lancar dan optimal.

4. Terus mengasah kemampuan untuk berinovasi dan kreativitas.

Faktor lainnya yang juga cukup mempengaruhi sukses atau tidaknya seorang wirausahawan adalah dari adanya kemampuan untuk berinovasi dan juga kreativitas dalam membuat dan mengembangkan usahanya. Dalam menjalankan sebuah usaha, maka tentu saja akan selalu ada saja banyak pesaing yang juga menjalankan usaha dalam bidang yang sama dengan Anda, untuk alasan itulah maka menjadi sangat penting bagi Anda untuk terus mengasah kemampuan dalam berinovasi dan kreativitas Anda agar produk Anda bisa menjadi lebih berbeda daripada milik para pesaing Anda. Semakin kreatif Anda dalam berwirausaha, maka peluang untuk bisa mengembangkan usaha dan suksespun akan menjadi semakin besar bagi Anda.

5. Jaringan/Networking yang lebih luas.

Yang juga tidak kalah pentingnya dan jangan sampai terabaikan karena Anda harus memiliki jaringan/networking dengan seluas-luasnya. Networking inilah yang nantinya akan menjadikan usaha Anda semakin lebih dikenal oleh banyak orang, masyarakat, bahkan diseluruh dunia. Networking juga semakin lebih memudahkan Anda dalam hal menjalankan usaha, dan karena alasan itulah maka mulai dari awal bangunlah jaringan/networking Anda dengan seluas mungkin agar menjadi semakin memudahkan Anda dalam menjalankan usaha.

6. Menjalankan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Pemasaran yang baik dan efekif juga akan sangat mempengaruhi kesuksesan dari sebuah usaha. Tentu saja dibutuhkan adanya satu teknik marketing yang jauh lebih tepat sasaran untuk menjangkau pasar seperti yang Anda inginkan, oleh karena itulah maka pastikan bahwa teknik pemasaran sudah benar-benar Anda kuasai pada saat awal memulai sebuah usaha. Atau setidaknya, Anda sudah memiliki beberapa tenaga pemasar yang terlatih dan handal untuk memasarkan produk dan layanan dari perusahaan Anda.

7. Pelayanan yang terbaik.

Sebuah usaha yang sejak dari awal sudah sangat siap untuk bisa berkembang adalah sebuah usaha yang selalu melakukan perbaikan-perbaikan secara terus-menerus dari sisi pelayanannya agar menjadi semakin lebih baik. Ketika Anda sering bersikap ramah dan sopan terhadap para pelanggan, maka Anda akan menjadi lebih mudah untuk mendapatkan pelanggan yang setia terhadap usaha Anda. Dan dalam menjalankan usaha. Anda juga perlu untuk mencari pelanggan, bukan hanya sekedar pembeli biasa saja yang hanya akan membeli produk Anda sekali lalu pergi dan tidak akan pernah akan kembali lagi. Setidaknya Anda membutuhkan pelanggan yang artinya masih tetap konsisten untuk menggunakan produk yang sudah dihasilkan oleh perusahaan Anda.

Itulah beberapa faktor yang cukup berpengaruh besar terhadap kesuksesan dari sebuah entrepreneur (kewirausahaan). Semoga Anda mampu menerapkannya dalam usaha yang saat ini sedang Anda jalankan. Bapak /Ibu sedang merencanakan untuk pengembangan usaha, dan membutuhkan pendampingan dalam start up bisnis, mulai dari Marketing, pembuatan sistem manajemen dan kebutuhan software akuntansi, silahkan hubungi 081-252-982900 atau 081-8521172. Kami siap membantu. Terima kasih.

GD Star Rating
loading...
× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi