Previous Next

Okt 13

CARA MEMPEROLEH IZIN PIRT UNTUK BISNIS UKM

Menjadi pengusaha dengan harapan sukses dalam menjalankannya memanglah menjadi primadona bagi banyak orang, meski sebenarnya menjalankan bisnis tidak semudah yang dipikirkan. Perlu adanya usaha dan strategi efektif untuk meraih sukses yang diinginkan.
Memulai bisnis bisa dilakukan dengan modal yang sedikit atau biasa disebut dengan bisnis rumahan. Bisnis rumahan ini masuk dalam kategori usaha kecil dan menengah (UKM). Meski kecil, bisnis rumahan justru bisa menjadi salah satu alternative untuk menunjang perekonomian masyarakat saat ini.
Namun dalam praktiknya untuk menjalani bisnis rumahan ini tidak bisa sembarangan, dan diperlukan izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) apalagi jika Anda akan membuat produk makanan atau minuman.


Pengurusan izin ini sangat penting karena dijadikan sebagai jaminan atau bukti bahwa usaha rumahan ini telah memenuhi standar produk pangan yang berlaku. Jika pelaku usaha memiliki izin PIRT, mereka bisa dengan tenang mengedarkan dan memproduksi secara luas dengan resmi. Berikut ini akan kami sampaikan bagaimana cara memperoleh izin PIRT.

A. Datang ke Dinas Kesehatan
Step awal yang perlu Anda lakukan untuk mendapatkan PIRT adalah dengan mendatangi Dinas Kesehatan di masing-masing wilayah (Kabupaten atau Provinsi) dengan memenuhi persyaratan yang diwajibkan, yaitu:
• Mengisi formulir pendaftaran (nama perusahaan, alamat, nama pemilik, alamat pemilik, nama produk, jenis produk, proses pembuatan, jenis kemasan, mencantumkan komposisi, dan desain kemasan)
• Fotokopi KTP
• Pas foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar
• Surat keterangan usaha dari Puskesmas (yang keluar setelah petugas Puskesmas meninjau lokasi usaha)
• Denah lokasi usaha
• Draft label produk yang terdapat dalam kemasan (nama produk, merek, produsen, alamat produsen, komposisi, berat bersih, tanggal kadaluwarsa, kode produksi, nomor PIRT)
• Stempel usaha.

B. Mengikuti Penyuluhan Keamanan Pangan
Setelah itu kamu akan diwajibkan untuk mengikuti penyuluhan keamanan pangan dari Dinas Kesehatan. Penyuluhan ini bersifat kolektif, yaitu dilaksanakan jika peserta sudah memenuhi kuota yang ditentukan. Adapun, materi penyuluhan yang diberikan, antara lain:
• Cara memilih bahan mentah dan bahan tambahan pangan
• Pedoman cara produksi pangan yang baik untuk IRT (Industri Rumah Tangga)
• Penyakit-penyakit akibat pangan
• Higiene sanitasi pengolahan pangan dan karyawan
• Undang-undang dan pengawasan pangan
• Pengendalian proses dalam pengolahan pangan
• Tata cara penyelenggaraan sertifikasi produksi pangan IRT
• Kontaminasi silang dan cara mengatasinya
• Mikroba dan kerusakan mikrobiologisnya

C. Survei Lapangan oleh Petugas Puskesmas
Jika sudah mengikuti penyuluhan, petugas puskesmas akan melakukan survei lapangan guna mengeluarkan surat keterangan usaha. Survei dan pengecekan ke lokasi usaha tersebut bertujuan untuk melihat proses produksi serta bahan-bahan yang dipergunakan. Jika memang dibutuhkan, sampel pangan pun akan diteliti dengan uji laboratorium. Adapun beberapa aspek yang disurvei, antara lain:
• Lingkungan produksi meliputi kebersihan lingkungan
• Bangunan dan fasilitas meliputi ukuran bangunan, ventilasi, tempat cuci tangan, dan lain sebagainya
• Peralatan produksi meliputi kebersihan dan kelengkapannya
• Suplai air apakah mencukupi
• Fasilitas kegiatan higiene dan sanitasi meliputi ketersediaan sarana mencuci yang cukup baik, posisi toilet/jamban dengan tempat produksi, dan ketersediaan tempat sampah tertutup
• Kesehatan higiene karyawan
• Pengawasan oleh penanggung jawab
• Pencatatan dokumentasi dan administrasi

D. Mengambil Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga
Jika semua prosedur telah dipenuhi, PIRT akan keluar dalam waktu kurang lebih 2 minggu. Peserta pengajuan PIRT akan mendapatkan dua sertifikat, yaitu sertifikat penyuluhan dan sertifikat PIRT. Dari situ, otomatis produk usahamu sudah terdaftar secara legal pada Dinas Kesehatan dan wajib diperbaharui setelah masa berlakunya sudah habis (3 atau 5 tahun).
Demikian jika Anda membutuhkan bantuan untuk mendapatkan izin PIRT, silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp https://wa.me/62812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

GD Star Rating
loading...

Okt 12

ANDA MEMBUTUHKAN SOFTWARE ACCOUNTING? KAMI MEMILIKI GRATIS UNTUK ANDA

Anda kesulitan dalam menerbitkan laporan keuangan yang disebabkan tidak ada tenaga akunting di perusahaan anda? Jangan kuatir dengan hal ini. Fina Software sedang mengajak anda pemilik bisnis mulai yang dalam bentuk Ritel modern dan tradisional, Distributor, pabrik skala menengah dengan BOM tunggal bisa bergabung menyambut Software gratis yang sedang dibagikan untuk membantu operasional perusahaan.
SAAT inilah waktu yang tepat untuk merapikan MANAGEMENT anda, karena proses bisnis anda bisa diketahui secara riil. Software akuntansi akan membantu para pebisnis menghitung ulang kondisi keuangan saat ini, khususnya pada saat kondisi ekonomi drop akibat pandemi.
APA YANG DIDAPAT DARI FINA SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS ?

  1. Mendapatkan laporan keuangan yang diinginkan untuk dinalisa.
  2. Data base pelanggan, Piutang penjualan, Hutang usaha, Kas dan Bank, persediaan dan aktiva dirapikan agar menjadi riil.
  3. Dapat memulai operasional bisnis dengan perhitungan baik di rasio-rasio keuangan, sehingga bisnis owner dapat menentukan strategi penjualan, operasional, service dan lain-lain dengan tepat.
  4. Mengurangi FRAUD yang selama ini terus membengkak.
  5. Mengurangi kerugian akibat kineja tidak efiesien dan efektif.
    Anda berminat dengan SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS INI, silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap men-support anda.
GD Star Rating
loading...

Okt 10

ANDA MENGURUS BPOM? SYARAT PENGAJUAN LISENSI BPOM DI SINI

Dengan semakin berkembangnya era digital saat ini, tentu semakin mempermudah masyarakat dalam melakukan berbagai hal di bidang apapun termasuk bisnis. Dengan adanya beberapa platform digital kini semakin memperamping operasi bisnis yang tengah dimiliki. Sehingga tidak heran jika kini makin banyak UKM yang sudah didirikan oleh perorangan. Karena diproduksi dan diolah langsung secara perorangan, tentu akan lebih baik jika mereka memiliki izin atau lisensi yang memperkuat keberadaan dan peredaran produk mereka. Salah satu lisensi ini adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Produk-produk berupa obat, kosmetik, dan berbagai jenis makanan yang akan dipasarkan harus memiliki lisensi kelayakan dan mendapat izin edar. Dan ini bisa didapatkan dengan mendaftarkan produk ke BPOM. BPOM sendiri sudah menyiapkan serangkaian persyaratan yang wajib dipenuhi produsen dan importir untuk memastikan produk yang akan dipasarkan berkualitas, aman, dan layak dikonsumsi. Dalam artikel kali ini akan kami sampaikan beberapa tahapan pendaftaran produk untuk mendapatkan izin edar.

A. Pendaftaran Produk Secara Manual
Pertama adalah tahapan yang dilakukan secara manual (non digital). Yang perlu dilakukan adalah menginput data perusahaan dan spesifikasi produk memenuhi beberapa persyaratan berkas yang terdiri atas:
• Fotokopi izin industri dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
• Berkas asli hasil uji laboratorium yang berhubungan dengan produk dan terdiri dari klaim gizi, zat yang diklaim pada label, uji kimia, cemaran mikrobiologi dan cemaran logam. Hasil analisa lab tersebut berlaku selama enam bulan.
• Rancangan label sesuai dengan yang akan diedarkan sekaligus contoh produknya.
• Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap. Formulir pendaftaran tersebut dapat diperoleh di bagian Tata Usaha Direktorat Penilaian Keamanan Pangan Badan POM.

B. Pendaftaran Produk Secara Online
Berikutnya tahapan yang bisa dilakukan secara online atau digital. Untuk melakukan ini, Anda bisa mengakses langsung layanan e-Registration di BPOM. Berikut langkah pendaftaran produk melalui platform e-Registration:
• Sebelum mendaftarkan produk, pastikan perusahaan Anda telah terdaftar di layanan online BPOM untuk dapat mengakses e-Registration Pangan maupun Bahan Tambahan Pangan (BTP). Jika perusahaan Anda telah terdaftar di laman e-BPOM, Anda dapat langsung mengisi data produk yang akan didaftarkan.
• Untuk mendaftarkan produk, pilih menu Registrasi, Pengajuan Dokumen, dan isi data registrasi produk.
• Setelah itu, isi daftar komposisi tabel. Data isian komposisi yang telah dimasukkan masih dapat diubah atau dihapus selama belum memasuki tahap verifikasi.
• Setelah memasukkan data komposisi produk, klik tombol Hasil Analisa. Barulah Anda dapat melakukan proses entry data hasil analisis produk.
• Simpan hasil analisis produk. Setelah semuanya tersimpan, klik tombol Informasi Gizi dan masukkan data informasi gizi produk Anda .
• Langkah selanjutnya setelah memasukkan informasi gizi adalah Klaim Produk.
• Setelah semua data telah diisi dan file-file yang di syaratkan telah dikirim, Anda dapat melanjutkan proses registrasi dengan mengirimkan data pada verifikator.
Semoga artikel diatas bermanfaat. Apabila bapak ibu membutuhkan pendampingan atau bantuan dalam pengurusan BPOM silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap mendampingi anda. Terima kasih.

GD Star Rating
loading...
× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi