Previous Next

Jul 11

PELUANG PROFESI SEBAGAI DIGITAL MARKETING, MENARIKAH?

Pada era digital dimana pergerakan bisnis tidak bisa diprediksikan membuat pemilik bisnis mengubah arah bisnisnya ke arah digital. Perubahan strategi bisnis ini tentunya membawa dampak bagi pencari kerja yang mana perusahaan mulai banyak mengurangi bagian-bagian yang tidak penting di perusahaan, semua digantikan dengan hal-hal terkait proses bisnis yang simple dan tidak banyak pekerja yang melakukan. Oleh sebab itu pada saat ini para calon pencari kerja sudah amat sulit untuk mendapatkan yang diidam-idamkan karena perusahaan tidak lagi memelihara karyawan yang begitu banyak dan berbiaya tinggi. Kalau sudah begini, maka peluang untuk bekerja di bidang-bidang yang kurang produktif seperti bagian-bagian administrasi akan segera dipangkas bahkan dihilangkan karena akan digantikan software (robot) atau artificial intelligence.
Maka percayalah bagi pencari kerja saat ini tidak ada yang namanya pintu tertutup untuk karier di masa depan. Pasti ada pintu terbuka terkait dengan adanya perubahan-perubahan lanskip bisnis, seperti yang kita ketahui yang terkait dengan Hal digital. Tentunya karier di bidang ini sangat menarik dan memiliki ruang lingkup yang begitu lebar. Banyak perusahaan membutuhkan man power yang memiliki skill di bidang ini. Oleh sebab itu raihlah karier di bidang Digital Marketing yang akan membantu banyak perusahaan dalam era penyesuaian. Lalu bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan?
Pertama pertajam kemampuan anda di bidang ini (digital marketing) dengan membuat akun-akun yang dibutuhkan dalam digital marketing seperti membuat akun Face books, Istagram, Tweeter, linkedin, serta akun-akun social media lainnya. Dengan memiliki akun-akun tersebut anda akan belajar step by step digital marketing sederhana.
Kedua praktekan apa yang anda ketahui tersebut secara konsisten, sehingga anda mendapatkan banyak manfaat. Misalnya melakukan penjualan, personal branding dan mendapatkan banyak relasi melalui perangkat lunak digenggaman anda yaitu handphone anda.
Namun kedua poin diatas ternyata tidak cukup sebab anda belajar otodidak dari yang anda ketahui. Serta untuk lebih mahir ikutilah training-training terkait Digital marketing. Karena dengan training-training yang anda ikuti anda akan segera mendapatkan pengetahuan dan skill yang sangat dibutuhkan di era digital ini.
Apa manfaat mengikuti training-training ini?
Anda tentunya akan mendapatkan ilmu digital marketing yang diajarkan oleh seorang praktisi Digital marketing yang memiliki jam terbang lebih dari 5 tahun di bidang ini.
Anda akan mendapatkan sertificate sebagai bukti anda pernah belajar digital marketing, sehingga kelak sertificate ini bisa dilampirkan di CV anda yang anda kirim ke perusahaan-perusahaan untuk mengisi posisi Digital Marketer perusahaan.
Anda akan mendapatkan peluang kerja karena secara portofolio sudah anda dapatkan, pertama karena anda sudah memiliki akun social media dan kedua anda memiliki sertificate digital marketing. Dan anda boleh mengetahui bahwa dalam melakukan test seorang HRD akan menanyakan akun social media anda. Serta minta tunjukan apa yang sudah anda lakukan di akun sosial media.
Semoga artikel diatas sangat membantu anda dalam mencari pekerjaan dan ber-profesi di dunia Digital marketing. Anda ingin sukses dalam digital marketing, silahkan kontak 081-252982900 untuk berkonsultasi. Atau klik form di sini.

GD Star Rating
loading...

Jul 08

MASALAH-MASALAH MANAJEMEN OPERASIONAL APA YANG PATUT ANDA KETAHUI?

5 Masalah Dalam Manajemen Operasional Ini Yang Wajib Diketahui
Dalam sebuah perusahaan, manajemen operasional merupakan kegiatan yang sangat penting untuk mengatur perencanaan, koordinasi, dan pengawasan segala kegiatan operasional perusahaan tersebut. Secara singkat manajemen operasional bertujuan mengubah input perusahaan menjadi output yang optimal. Berikut adalah lima permasalahan yang sering dialami oleh manajemen oprasional perusahaan yang tentunya harus kita pelajari untuk bahan evaluasi perusahaan kita dimasa yang akan datang
1. Pemilihan Strategi Dalam Produksi
Problem yang pertama akan dihadapi manajemen operasional dalam perusahaan adalah tentang strategi dalam produksi, tentang strategi apa yang tepat untuk diimplementasikan dalam system produksi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan konsumen dan sesuai dengan daya cipta perusahaan. Perusahaan biasanya akan mulai melakukan penelitian pemasaran untuk mengetahui apa saja yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen secara detail. Dari hasil penelitian yang didapat perusahaan nantinya akan ditetapkan macam-macam strategi produksi yang biasanya dikti dengan menciptakan bermacam produk juga. Tidak lupa perusahaan harus selalu mempertimbangkan kemampuan keuangan perusahaan dalam melakukan proses produksi

2. Pemilihan Produk Prioritas
Permasalahan berikutnya adalah pemilihan produk prioritas atau produk andalan perusahaan. Perusahaan harus menentukan satu produk dari beragam alternative ide produk untuk diprioritaskan dan diproduksi dalam jangka panjang. Satu hal yang harus diperhatikan perusahaan dalam memilih produk prioritas adalah aspek marketing. Bagaimana kondisi pasar yang akan dituju, bagaimana analisis pesaing, dan bagaimana perkiraan kinerja produk tersebut dalam pasar yang akan dituju. Segmen pasar haruslah jelas dengan kriteria pasar yang berskala besar, dan memiliki potensi jangka panjang, analisis pesaing harus teliti sehingga perusahaan mampu melakukan strategi pemasaran dengan tepat, positioning dengan tepat dan memenangkan persaingan pasar. hal ini dilakukan untuk menghindari performa produk prioritas yang buruk. Karena produk prioritas harus memiliki kontribusi yang lebih besar daripada produk lain bagi perusahaan

3. Perencanaan Produk Awal
Perencanaan produk awal adalah suatu proses pengkonsepan suatu produk secara keseluruhan. Pada proses pembuatan desain produk awal sebaiknya perusahaan mempertimbangkan beberapa hal penting diantaranya adalah manfaat produk, fungsi pendukung produk, desain, estetika dan lain lain. pada tahap perencanaan ini permasalahan yang dijumpai perusahaan adalah pandangan kesempurnaan dalam membuat produk, sehingga perencanaan produk berlangsung lama karena tuntutan kesempurnaan dari perusahaan yang nantinya akan menimbulkan permasalahan pada saat proses memproduksi massal karena desain produk awal ini nantinya akan menjadi acuan dan ditindak lanjuti menjadi sebuah produk yang mana mendekati aslinya.

4. Pembuatan Prototip Untuk Diuji (mencapai kesempurnaan, sama dengan produk yang akan diproduksi massal)
Pembuatan prototip juga merupakan masalah serius yang dialami oleh banyak manajemen operasional perusahaan. Semua perusahaan memimpikan produk yang sempurna dan memiliki kinerja apik yang mampu memenangkan persaingan pasar. namun banyak perusahaan terlalu terobsesi pada kesempurnaan dalam proses menciptakan prototip perusahaan. Prototip merupakan produk yang sengaja dibuat untuk percobaan sebelum produk diproduksi secara massal. Fungsi dari prototip adalah untuk menilai kemampuan produk. Apakah produk tersebut sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan atau belum dapat dilihat dari prototip tersebut. Biasanya setelah prototip jadi akan dilakukan pengujian untuk mengetahui beberapa aspek yang kurang. Banyak perusahaan tidak memperhatikan kemampuan dari perusahaan itu sendiri dalam memproduksi prototip dengan skala besar, beberapa perusahaan kesulitan menjaga standar kualitas pada saat produksi massal, akhirnya kualitas produk yang diproduksi massal tidak sebaik kualitas prototip

5. Implementasi Produk Jadi
Setelah prototip telah berhasil dibuat sesuai dengan yang direncanakan perusahaan, masalah yang timbul berikutnya adalah penilaian implementasi dari produk tersebut atau dengan kata lain perusahaan harus menilai apakah produk jadi yang sudah dipasarkan tersebut memiliki masa depan yang baik. Biasanya perusahaan melakukan penilaian berdasarkan kriteria-kriteria yang dianggap penting. Penilaian kriteria-kriteria ini berupa pemberian skor atau bobot kepentingannya. Apakah produk yang telah dipasarkan memiliki bobot yang pas dalam skala minimal ordinal. Perusahaan juga masih harus mencari rata-rata skornya. Kemudian membandingkan rata-rata skor dengan standar minimal yang sebelumnya sudah ditentukan oleh perusahaan. Apabila nilai produk tersebut di atas standar maka produk bisa dianggap sukses pada saat itu. Bagaimana bila skornya di bawah minimal standar yang ditentukan? Hal tersebut berarti produk harus diperbaiki hingga mencapai sasaran kualitasnya.
Itulah beberapa masalah-masalah yang umumnya ditemui dalam manajemen operasional perusahaan. Selain permasalahan di atas, perusahaan masih harus melakukan evaluasi kualitas produk dari waktu ke waktu, apakah kualitas produk harus ditingkatkan? Perlukah membuat suatu variasi atau diferensiasi produk? Apakah kondisi pasar masih cocok dengan produk yang diproduksi perusahaan? Evaluasi baiknya dilakukan secara berkala agar kualitas produk tetap terjaga dan tetap diminati oleh pasar.
Apabila bapak ibu membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut diatas, atau merapikan manajemen operasional dengan kelengkapan SOP, sistem informasi manajemen, pembentukan Tim pemasaran termasuk Digital marketing dengan konsep Omni Channel, dan penggunaan software accounting dan operasional tools lainnya, silahkan hubungi kami di groedu@gmail.com atau wa 081-252-982900. Kami siap membantu anda.
#Konsultan manajemen Autopilot
#Konsultan manajemen Bisnis
#Konsultan marketing “Omni Channel”
#Konsultan manajemen Ritel

GD Star Rating
loading...

Jul 02

TRAINING PENJUALAN B TO B DI SURABAYA, KAMIS 18 JULI 2019

Masih banyak tenaga penjual yang mengira bahwa teknik penjualan business to business (B2B) sama dengan teknik penjualan yang sama dengan barang sehari-hari, padahal secara sifatnya sangat berbeda dalam hal proses, karakteristik klien, dan teknik menjualnya. Sehingga seringkali yang terjadi adalah gagalnya penawaran atau tidak terjadi repeat order di kemudian hari. Selain itu para tenaga penjualan juga tidak dilengkapi dengan wawasan dan pengetahuan lebih lanjut mengenai penjualan B2B sehingga kadang memerlukan waktu yang lama untuk mempelajarinya sendiri dengan proses trial and error. Oleh karena itu, modul ini dibuat untuk membantu para tenaga penjualan untuk lebih efektif dalam melakukan penjualan B2B. Dimana harapannya dalam modul ini para tenaga penjualan akan juga memahami bagaimana cara membuat penawaran B2B yang menarik, teknik negosiasi yang baik, juga cara membina hubungan jangka panjang yang baik dengan klien kita.

Materi Pelatihan:
1. Perbedaan penjualan B2B dan penjualan B2C:
Modul ini akan membahas pengertian penjualan B2B dan perbedaannya dengan penjualan yang biasa atau yang berorientasi pada pelanggan (B2C). Dengan demikian para tenaga penjualan dapat memahami bagaimana menghadapi tantangan dan dinamika yang ada di sistem penjualan B2B.
2. Memahami karakteristik pelanggan B2B:
Pada modul ini, para tenaga penjualan akan ditunjukkan tentang cara mengenali tipe dan kondisi terupdate dari klien dan organisasi yang sedang dihadapi, termasuk kebutuhan dan keinginan yang paling dalam dari klien yang akan mempengaruhi proses penjualan B2B.
3. Memahami proses penjualan B2B:
Modul ini akan membahas bagaimana tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang tenaga penjualan B2B, serta peran dan tantangan dari masing-masing bagian yang ada di dalam organisasi klien sehingga proses pendekatan yang dilakukan lebih dapat berhasil.
4. Menjadi tenaga penjualan B2B yang efektif:
Pada modul ini, para tenaga penjualan akan mengetahui bagaimana sebaiknya sifat dan aspek pribadi yang perlu dimiliki oleh seorang tenaga penjualan B2B yang baik sehingga dapat lebih efektif dalam melakukan negosiasi dan closing terhadap klien.
5. Membuat penawaran penjualan B2B yang baik:
Modul ini membahas tentang alternatif-alternatif penawaran yang dapat dibuat oleh tenaga penjual B2B sehingga menarik di mata klien dan dipertimbangkan lebih lanjut sehingga memiliki peluang berhasil dari proses negosiasinya lebih besar.
6. Teknik Negosiasi Penjualan B2B:
Modul ini akan membahas bagaimana cara melakukan teknik negosiasi win-win dalam melakukan penjualan B2B berdasarkan tipe klien yang dihadapi. Para tenaga pejualan juga akan mengenali faktor-faktor yang akan berpengaruh terhadap efektifitas proses negosiasi.
Perserta : Tim penjualan/ Sales person
Daftar : Hubungi 081-8521172, 081-252-982900 (wa), 0813-3309-9915 (wa)
Harga per orang Rp 1.750.000,-
Langsung daftar 3 Orang @ Rp 1.500.000,-
Tempat : Training Room Groedu, Cito Mall, Jl. A. Yani No. 288, Lantai UG, blok US 23 No. 3 & %, Surabaya.

GD Star Rating
loading...
× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi