Previous Next

Apr 04

MANFAAT PENGGUNAAN PROGRAM/APLIKASI STOK BARANG PADA PERUSAHAAN DISTRIBUTOR (GROSIR)

Perusahaan distributor (grosir) adalah salah satu jenis usaha yang paling saat ini lumayan banyak peminatnya. Dengan pemilihan lokasi yang baik dan strategis beserta modal yang cukup, maka jenis bisnis ini memiliki ROI yang terbilang cukup menggiurkan. Namun, untuk pengelolaan gudangnya masih banyak diantara distributor-distributor tersebut menggunakan tata cara manual, alias sama sekali tidak menggunakan aplikasi stok barang.

Karena terlalu menyepelekan pengelolaan gudang, maka tidak sedikit dari distributor-distributor tersebut yang sering kali merugi karena masalah stocknya, dan yang lebih buruk lagi adalah berujung pada kebangkrutan total dari usaha distributornya. Terlalu sering kehabisan stok, tanggal kadaluarsa yang tak mampu dikontrol dengan baik, sampai kesulitan dalam mengatur keluar masuknya barang-barang persediaan adalah permasalahan yang paling umum dalam bisnis distributor yang masih mengelola stok barang-barang persediaannya secara manual.

Dan inilah begitu pentingnya menggunakan software/aplikasi stok barang. Apalagi untuk jenis perusahaan distributor yang memiliki lebih dari satu gudang, bisa dibilang sangat-sangat mustahil jika bisnis tersebut mampu bertahan lama tanpa sedikitpun mengalami kesulitan pengelolaan stok-stok barangnya tanpa didukung dengan program/aplikasi stok barang. Lalu, apa saja yang bisa menjadikan bisnis distributor ini sangat tergantung penuh dengan program/aplikasi stok barang? Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Memperbaiki kualitas dari laporan stok barang.

Berkembang atau tidaknya sebuah bisnis distributor Anda hanya dapat diketahui dari laporan-laporan yang setiap hari datang ke meja Anda, sebagai seorang pemilik perusahaan. Baik atau buruknya keputusan yang akan Anda buat memang sangat tergantung dari baik tidaknya kualitas dari laporan yang telah dihasilkan, yang tentu saja sangat sulit jika dicapai dengan tata cara pengelolaan stok barang yang dilakukan secara manual.

Dengan menggunakan metode manual, maka Anda masih terlalu mengandalkan tenaga dari staff Anda dalam pembuatan laporannya. Seperti yang kita pahami bersama, bahwa kualitas dari laporan tersebut juga masih tergantung dari kemampuan staff tersebut dalam membuatnya. Hal ini akan membuat laporan stok Anda beresiko untuk keliur dan tidak memiliki standar yang pasti. Namun tidak demikian jika Anda menggunakan aplikasi stok barang. Laporan Anda tidak terlalu bergantung dengan kemampuan dari staff Anda karena yang membuat laporan tersebut adalah berasal dari sistem. Cara ini menjadikan laporan Anda memiliki standar kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan dan meminimalkan resiko kesalahan dalam pembuatan laporannya.

2. Meminimalkan terjadinya human error (kesalahan manusia).

Pekerjaan dari seorang admin atau inventaris adalah sebuah tugas yang sangat membosankan. Hal ini dikarenakan staff admin atau inventaris tersebut akan selalu dituntut untuk melakukan hal-hal yang sama selama berkali-kali dari waktu ke waktu. Akibatnya adalah, staff tersebut akan rentan untuk melakukan kesalahan atau human error.

Aplikasi stok barang akan semakin meminimalkan terjadinya berbagai kesalahan yang mungkin saja bisa disebabkan oleh staff Anda. Dengan adanya fitur barcode, pencatatan dan pendataan barang-barang akan menjadi semakin lebih cepat dan mudah. Dan aplikasi ini juga akan menjadi semakin meningkatkan efisiensi pekerjaan dari para staff admin Anda, sehingga mereka tidak akan merasa terlalu bosan pada saat melakukan pekerjaannya.

3. Low stock notification.

Tiak ada yang lebih merugikan lagi apabila dibandingkan dengan momen di mana Anda sama sekali tidak mengetahui telah kehabisan stok barang-barang yang paling dicari oleh para pelanggan Anda. Pada saat hal ini terjadi, maka sudah pasti pelanggan setia Anda malah akan beralih kepada para kompetitor dan prospek keuntungan Andapun akan melayang dengan sendirinya.

Dan inilah pentingnya fitur low stock notification yang terdapat di pada aplikasi stok barang. Bisa dibilang fitur inilah yang paling banyak dicari oleh para pemilik bisnis distributor. Pada saat persediaan dari satu atau beberapa barang-barang sudah mulai menipis, maka aplikasi ini akan langsung mengirimkan sebuah email atau melalui push notification langsung di ponsel Anda. Karena itulah sangat praktis bukan?!

4. Proses audit inventaris menjadi semakin lebih mudah dilakukan.

Proses audit merupakan sebuah proses terpenting yang harus dilakukan oleh perusahaan distributor dari waktu ke waktu. Selain untuk mengetahui bagaimana kondisi dari barang-barangnya di gudang, audit ini juga sangat penting untuk mendata setiap masing-masing item mana saja yang mendekati tanggal kadaluarsa. Namun, proses audit inventaris ini juga sangatlah menghabiskan banyak waktu, apalagi bagi jenis bisnis distributor yang memiliki banyak gudang.

Jika Anda memiliki lima ribu jenis barang hanya menyimpan di satu gudang, dan perusahaan Anda memiliki 6 gudang lainnya, dan di setiap bulannya Anda harus melakukan audit inventaris, maka bisa Anda bayangkan sendiri seperti apa tingkat stress dari para staff yang akan melakukan pekerjaan tersebut. Namun dengan adanya aplikasi stok gudang ini, maka proses ini bisa dilakukan secara otomatis. Cukup hanya dengan menggunakan komputer/laptop, maka data-data yang masih Anda butuhkan akan langsung tersaji ke dalam hitungan menit. Cepat, mudah, dan yang pasti stress free.

5. Memiliki fitur manajemen multi gudang.

Program/aplikasi stok barang akan semakin memudahkan bagi Anda untuk mengontrol semua gudang yang masih Anda miliki hanya dari satu tempat. Anda tidak perlu lagi meminta data-data dari setiap masing-masing kepala gudang untuk mengetahui berapa banyak jumlah stok yang masih tersedia pada setiap gudang yang Anda miliki. Dengan adanya fungsi penyimpanan dengan sistem cloud server, maka Anda akan bisa dengan mudah mengontrol setiap gudang dari bisnis distributor Anda kapan saja dan di mana saja, selama Anda terhubung dengan koneksi internet yang stabil. Apabila dibandingkan dengan dokumen kertas, penggunaan aplikasi stok barang terasa jauh lebih aman dari kemungkinan terjadinya terceceran tidak karuan atau bahkan sampai hilang.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang bagaimana pentingnya manfaat dari penggunaan program/aplikasi stok barang pada jenis perusahaan distributor. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian, apabila bapak/ibu mitra bisnis atau pengusaha membutuhkan software terkait inventory, SOP Gudang dan Logistik, serta training mengenai warehouse management, silahkan hubungi 081-252982900 atau 081-8521172, atau email ke groedu@gmail.com. Kami siap membantu anda!

GD Star Rating
loading...

Mar 22

MANFAAT PENTING PENGGUNAAN APLIKASI MANAJEMEN PEMBELIAN BAHAN DALAM MENJALANKAN BISNIS RESTORAN

Menjaga setiap masing-masing kualitas makanan bukan hanya menjadi sangat penting, namun sebagai sesuatu yang memang harus tetap selalu lebih diperhatikan dalam membangun dan menjalankan bisnis restoran. Dan untuk hal semacam ini hanya dapat dicapai dengan cara memastikan pasokan untuk bahan-bahan makanan sudah harus selalu tersedia ditempat penyimpanan.

Proses penyediaan bahan-bahan makanan dalam menjalankan bisnis restoran semacam ini akan menjadi semakin lebih mudah jika dilakukan dengan cara menggunakan bantuan dari aplikasi/software manajemen pembelian yang bermanfaat sebagai berikut:

1. Mengelola agar ketersediaan bahan-bahan makanan selalu tersedia ditempat penyimpanan.

Penggunaan aplikasi manajemen pembelian dapat dikostumisasi dengan sistem manajemen gudang untuk tujuan pengeloaan arus keluar-masuknya bahan-bahan makanan yang masih tersedia dipenyimpanan. Proses untuk pengiriman bahan-bahan makanan dan pengecekan bahan-bahan makanan yang sudah out of stock sebenarnya dapat diidentifikasikan secara lebih cepat, sehingga cukup mampu dalam mengurangi resiko untuk terjadinya kehabisan stok bahan-bahan makanan untuk restoran Anda.

2. Mengontrol pembelian secara otomatis.

Menggunakan bantuan dari program/aplikasi manajemen pembelian yang didalamnya sudah tertanam dalam perangkat operasional. Anda akan dapat dengan lebih mudah untuk melacak penjualannya, memantau stok yang masih tersedia, Dengan begitu, maka ketersediaan bahan-bahan makanan untuk restoran Anda akan tetap terjaga dengan lebih baik. Serta untuk menjamin mutu dari masakan yang nantinya akan Anda sajikan terhadap para pelanggan Anda.

3. Mengelola para supplier dengan lebih mudah.

Menggunakan bantuan dari perangkat/aplikasi manajemen pembelian akan membantu Anda agar menjadi lebih mudah agar dapat berhubungan langsung dengan para supplier penyedia bahan-bahan makanan secara otomatis. Hal ini akan menjadi semakin memudahkan Anda dalam melakukan pemesanan barang-barang dan pembayaran yang bisa dilakukan sekaligus. Anda dapat langsung mengajukan daftar pembelian dengan para supplier dan pihak supplier juga akan secara langsung memproses pembelian dari Anda dengan cara mengirimkan invoice yang hanya tinggal Anda print dan langsung disetujui. Hal ini juga dapat Anda lakukan hanya dengan beberapa klik saja menggunakan perangkat lunak/software manajemen pembelian.

4. Memastikan untuk setiap bahan-bahan makanan sudah tersedia dalam kondisi yang masih fresh.

Menyetok bahan-bahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan mingguan atau bahkan bulanan dari restoran Anda dalam food storage yang menjadikan makanan dapat tersaji kepada para pelanggan dalam kondisi yang masih tetap segar. Bahan-bahan yang sudah di-restock setiap minggunya atau bersifat bulanan untuk menjaga kualitas dari setiap bahan-bahan makanan agar bisa tetap terjaga dengan baik. Menumpuk bahan-bahan makanan di tempat penyimpanan dalam jangka waktu yang sangat lama akan menyebabkan bahan makananan tersebut menjadi busuk, rusak, atau malah kedaluarsa. Penggunaan bahan-bahan makanan yang sama sekali tidak segar, karena manajemen pembelian yang terlalu buruk, akan semakin menurunkan tingkat kualitas dari masakan dalam menjalankan bisnis restoran seperti ini.

5. Menghindari untuk mencampurkan persediaan bahan-bahan makanan tertentu yang bukan semestinya.

Agar persediaan bahan-bahan makanan yang sudah Anda beli dapat bertahan lebih lama dalam kondisi yang masih tetap baik dan tetap segar, maka lakukan pemilahan untuk setiap masing-masing bahan makanan, dan jangan sampai mencampur adukkan persediaan bahan-bahan makanan tersebut tanpa mengetahui terlebih dahulu apa pengaruhnya bagi bahan makanan yang lainnya. Hal ini menjadi sangat penting bagi manajemen restoran untuk mengetahui jenis makanan seperti apa saja yang bisa dicampur dan yang tidak boleh dicampurkan pada persediaannya.

Seperti contoh, jangan mencampurkan pisang, melon, pir, mangga, dan tomat dengan sayuran dan buah lain seperti apel, semangka, terong, kentang, wortel, dan brokoli, karena kelompok yang pertama bisa mengeluarkan gas etilen, sedangkan kelompok yang kedua sangat sensitif terhadap gas etilen. Mencampurkan keduanya hanya akan menjadikan bahan-bahan makanan Anda tersebut menjadi semakin cepat membusuk.

Catatan Konsultan bisnis surabaya, untuk pembelian bahan baku memang membutuhkan keahlian khusus dalam menanganinya oleh sebab itu, jika memiliki buyer yang sangat pintar dalam bernegosiasi, maka bahan baku yang didapat selain murah harganya juga kualitasnya bagus. Ini disisi SDM, tetapi jika di sisi SDM sudah sangat bagus cara menanganinya tetapi masih dikerjakan secara manual pencatatannya, maka bagaimanapun pekerjaan seorang buyer tidak efisien. Cara agar buyer berkerja secara efisian, sebaiknya menggunakan software accounting yang terintegrasi. Mulai pembuatan PO kemudian diteruskan ke Supplier, setelah barang di terima di gudang, pengakuan barang yang diterima dicocokan dengan PO yang dibuat oleh buyer, dari situ bagian gudang akan membuat print bukti penerimaan barang. Bukti penerimaan barang ini akan menjadi panduan bagian finance melakukan pembayaran atau bagian accounting mendapatkan panduan dalam pembukuannya. Semuanya akan terintegrasi dengan baik. Semua itu bisa dilakukan dengan softeware accounting yang terintegrasi. Apabila mitra bisnis/pengusaha membutuhkan hal terkait diatas baik secara pendampingan dan pemilihan software accounting yang tepat, silahkan hubungi 081-252-982900 atau 0818521172, kami siap membantu. Terima kasih.

GD Star Rating
loading...

Mar 20

BERBAGAI PERSIAPAN YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM MEMULAI DAN MENJALANKAN BISNIS MINIMARKET MANDIRI

Jenis bisnis minimarket mandiri untuk saat ini sudah mulai cukup banyak diminati oleh para pemilik modal, alasannya sudah sangat jelas, yaitu karena semakin banyaknya pengusaha-pengusaha ritel lokal yang akan terus bermunculan karena mereka sudah menyadari bahwa peluang untuk menjalankan jenis bisnis minimarket seperti ini sangatlah luar biasa pesatnya. Jika lebih diperhatikan lagi, booming dari jenis bisnis minimarket yang dimulai sejak awal tahun 2019 an ini. Pebisnis dengan semakin banyaknya minimarket dan swalayan yang terus bermunculan di tempat-tempat yang lebih strategis dan cukup ramai di sekitar Anda.

Seiring dengan perkembangan zaman, semakin meningkatnya daya beli dan pendapatan masyarakat, serta telah bergesernya gaya hidup masyarakat sekitar, menjadikan sebagai alasan utama dari semakin tingginya tingkat konsumsi masyarakat. Oleh karena itulah, maka banyak diantara para kalangan yang sudah memiliki modal yang cukup ingin memulai dan menjalankan bisnis minimarket mandiri ini. Karena mereka telah menyadari adanya beberapa kelebihan dari membuka jenis bisnis minimarket mandiri ini, yaitu:

1. Nilai modal yang diperlukan untuk membuka dan menjalankan bisnis minimarket mandiri jauh lebih ringan apabila dibandingkan dengan jenis bisnis minimarket waralaba, karena modal yang perlukan jauh lebih besar daripada modal untuk membangun minimarket mandiri.
2. 100% keuntungannya adalah untuk si pemilik modal itu sendiri, tanpa adanya royalti dan fee seperti halnya minimarket waralaba.
3. Manajemen bisa dengan lebih bebas dikelola sendiri, sehingga lebih mudah dalam hal pengaturan bisnisnya.
4. 100% barang-barang dagangan adalah milik pengusaha, tidak seperti jenis bisnis minimarket waralaba yang terus-menerus akan disuplai dari pihak franchisornya.

Melihat begitu besarnya peluang laba dari membangun dan menjalankan bisnis minimarket mandiri ini, maka calon pebisnis diharapkan untuk mampu melihat secara lebih jauh lagi dari kacamata yang berbeda-beda atau dari setiap sudut padan para calon-calon pebisnis agar mampu menjalankan bisnisnya dengan lebih baik. Bahwasannya, sama halnya dengan jenis bisnis lain pada umumnya, menjalankan bisnis minimarket mandiri ini juga harus dibekali dengan strategi-strategi yang lebih matang dalam menjalankannya.

Namun, sebelum Anda memulai untuk menjalankan bisnis minimarket mandiri ini terdapat beberapa macam hal yang setidaknya sangat perlu untuk Anda persiapkan agar dapat meminimalisir berbagai macam jenis resiko kerugian yang mungkin saja akan bisa terjadi selanjutnya. Masalahnya adalah apakah setiap pebisnis yang ingin memulai dan menjalankan bisnis minimarket ini sudah mendapatkan bekal yang cukup agar dapat menjalankannya? Karena besar-kecilnya bekal dan seperti apapun yang Anda miliki juga akan selalu berpengaruh besar terhadap sukses atau tidaknya bisnis minimarket yang akan Anda jalankan tersebut.

Beberapa Tips Dalam Membangun dan Menjalankan Bisnis Minimarket Mandiri

Berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa Anda lakukan jika Anda ingin mempersiapkan dan membangun bisnis minimarket mandiri:

1. Modal untuk pembelanjaan produk-produk di Minimarket.

Hal ini adalah yang terpenting, karena dianggap sebagai faktor yang dapat menunjang untuk kelancaran bisnis dari para calon-calon pebisnis minmarket mandiri. Dengan berbagai macam persiapan dari modal yang sudah ada, maka para calon pebisnis minimarket mandiri baru sangat perlu untuk memanfaatkannya dengan sebaik mungkin untuk berbelanja produk-produk yang sudah kita perkirakan apa saja untuk kebutuhan para konsumen sehari-harinya.

2. Menentukan lokasi/tempat yang paling strategis untuk membuka minimarket baru.

Hal ini adalah hal terpenting selanjutnya yang bertujuan untuk sukses atau tidaknya menjalankan bisnis minimarket ini. Usahakan untuk memilih lokasi/tempat yang letaknya banyak diakses atau yang banyak dipadati penduduk, cukup mudah untuk bisa dijangkau dengan kendaraan, adanya lahan parkir yang aman dan nyaman. Hal itu sebenarnya dapat menunjang omset penjualan dari bisnis minimarket mandiri Anda. Terlebih lagi jika mendirikan bisnis tersebut juga lebih dekat dengan pasar, sekolah, tempat-tempat wisata, dan juga jalanan utama yang seringkali dilewati oleh para calon-calon pembeli potensial.

3. Menyeleksi atau memilih karyawan baru untuk minimarket Anda.

Hal ini juga sangat perlu untuk dilakukan jika bisnis minimarket mandiri Anda sudah mulai ramai para pembeli dan Anda sendiri sudah cukup kuwalahan dalam mengelolanya. Para para pebisnis minimarket mandiri ini setidaknya perlu untuk menseleksi karyawan baru untuk menjaga, memberi pelayanan dan sekaligus sebagai kasir di minimarket mandiri ANda. Usahakan untuk memilih karyawan yang cekatan, teliti, dan yang terpenting adalah bisa dipercaya. Hal itu dapat sangat membantu Anda dalam mempercepat bisnis minimarket Anda agar bisa cepat berkembang pesat.

4. Pemilihan supplier yang tepat dengan produk yang berkualitas baik.

Setelah itu usahakan untuk memilih supplier yang dapat mensupport minimarket mandiri Anda. Dan biasanya dengan kita memilih supplier sendiri yang dirasa cukup cocok bagi bisnis minimarket Anda, jika Anda ingin membeli stok barang yang sangat banyak, maka Anda akan bisa mendapatkan potongan harga/diskon dari supplier Anda tersebut, namun jika Anda tidak membeli barang yang terlalu banyak, maka Anda bisa mengira-ngira sendiri dengan cara membeli stok yang paling minimum dari produk supplier. Agar Anda masih tetap mampu bertahan dan dapat bersaing dengan para pesaing dari bisnis minimarket di sekitar Anda.

5. Melihat para pesaing disekitar bisnis minimarket Anda.

Setelah memilih supplier terbaik dengan kualitas produk yang baik juga, maka Anda diharapkan harus lebih jeli dalam melihat setiap pesaing-pesaing yang berada di sekitar lokasi yang ingin Anda jadikan sebagai tempat minimarket baru tersebut. Karena, dengan semakin banyak atau sedikitnya pesaing, maka hal itu akan dapat dijadikan sebagai satu tolak ukur tentang bagaimana prospek yang sudah ada pada lokasi tersebut, apakah sangat bagus dan minim pesaing, atau malah sebaliknya, terlalu banyak pesaing sehingga harus memikirkan cara lainnya. Tentu saja dengan memiliki strategi marketing yang sangat matang. Seperti menggunakan brosur promo diskon yang cukup menarik, beli 1 gratis 1 dan menyebarluaskannya di sekitar lokasi Anda.

6. Pengurusan Surat Ijin Usaha Mendirikan Minimarket sederhana.

Seorag calon pebisnis minimarket mandiri juga sangat perlu memikirkan untuk mengurus seputar perijinannya. Hal ini sangat penting agar dapat menunjang ke legalan dari bisnis minimarket mandiri Anda. Dan hal ini juga dapat dijadikan sebagai pegangan agar suatu saat nanti bisnis Anda tersebut tidak sampai terkena sanksi atau permasalahan seputar perijinan usaha dengan pihak pemerintah daerah setempat.

7. Pemilihan properti-properti khusus yang seharusnya ada dalam Minimarket mandiri Anda.

Pemilihan rak-rak untuk memajang produk minimarket dan meja kasir yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pada ruangan minimarket mandiri Anda (calon pebisnis bisa membicarakan hal tersebut dengan teman, atau team kerja dari pebisnis minimarket mandiri).

Nah, sekian artikel tentang persiapan apa saja yang seharusnya dilakukan sebelum memulai dan menjalankan bisnis minimarket mandiri. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, jika mitra bisnis/pengusaha membutuhkan pendampingan untuk meningkatkan penjualan dan merapikan manajemen, silahkan kontak kami di 081-8521172 atau 081-8521172.

GD Star Rating
loading...