Sep 01

PERKEMBANGAN E-COMERCE DARI TAHUN 2016 KE TAHUN 2019

Kali ini konsultan bisnis Surabaya untuk kota-kota Jakarta, Bandung, Semarang,Jogjakarta, dan Denpasar mengulas mengenai e-commerce dari tahun 2016 sampai dengan 2018 dan kondisi sekarang ini tahun 2019. Mudah-mudahan artikel ini berguna untuk pembaca.

Perkembangan E-Commerce 2016
Jumlah konsumen online di Indonesia semakin meningkat. Pada 2016, sebuah hasil riset dari e-Marketer telah membuktikan akan ada 8,6 juta orang yang akan berbelanja melalui online shop. Nilai sebesar itu merupakan peningkatan dari angka tahun sebelumnya yang hanya mencapai 7,9 juta orang.
Dengan semakin banyaknya jumlah penduduk yang lebih mengenal internet, dan seiring dengan lahirnya generasi Z di era digital menyebabkan kebiasaan belanja barang dan jasa yang awalnya konvensional akan berubah menjadi berbelanja secara online.
Dalam industri e-commerce, Indonesia telah memiliki modal dasar berupa pangsa pasar yang sangat besar. Dengan jumlah populasi sebesar 250 juta (terbanyak di ASEAN), Indonesia mampu menjadi pasar e-ommerce yang sangat kompetitif. Untuk mensupport transaksi penjualan dan pembelian online, pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang khusus berfungsi untuk melindungi dan mempermudah bisnis perdagangan melalui perangkat elektronik (e-commerce).

Perkembangan E-Comerce 2018
Pada tahun 2018 Tokopedia mempertahankan kembali sebagai Toko Onlien e-commerce dengan total pengunjung paling banyak pada triwulan III Tahun 2018. Berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan oleh iprice, jumlah pengunjung Toko Pedia ini hampir mencapai 150 an juta. Jumlah tersebut mengalahkan pengunjung lapak-lapak lainnya seperti Bukalapak, Shopee dan Lazada. Nilai tersebut merupakan peningkatan dimana, pada triwulan sebelumnya Tokopedia juga mencatat jumlah pengunjung terbanyak, yakni mencapai 111,48 juta.
Salah satu penopang tingginya pengunjung Tokopedia berasal dari Facebook, yakni mencapai 5,89 juta. Kemudian diikuti Instagram sebanyak 903 ribu pengunjung dan Twitter 174 ribu pengunjung. Hal ini menunjukan bahwa fungsi media sosial terhadap pertumbuhan pengunjung e-commerce lumayan penting.
Berdasarkan pada halsil statistik dari sumber tertentu, Aplikasi transaksi elektronik tersebut telah di download oleh sekitar 10 juta kali. (Baca Databoks: Berapa Pangsa Pasar e-Commerce Indonesia?) Jumlah populasi Indonesia yang sudah mencapai 266 juta jiwa dan disertai dengan luasnya wilayah kepulauan membuat Indonesia merupakan pangsa pasar yang cukup menarik bagi bisni online ini.
Hal inilah yang menjadi alasan e-commerce tingkat global lebih tertarik untuk mendapatkan konsumen online lokal. Berdasarkan pada hasil review dari internetworldstats, pertumbuhan pengguna internet Indonesia telah mencapai 53,7% dari total populasi.
Sepanjang tahun 2017, ShopBack melihat terdapat beberapa mobile wallet, e-money atau dompet digital yang sering diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia, seperti GoPay, Jenius, TCash, Pay Pro dan OVO. Berdasarkan pada Google Trends, volume pencarian terhadap kelima e-money ini meningkat.

Perkembangan Market place menyasar jaringan distribusi off line 2019
Pada saat ini buka lapak, tokopedia, serta market place lainnya berupaya dengan saluran off line yaitu toko-toko di saluran distribusi distributor. Hal ini tentu saja ada sisi keuntungan dan sisi kerugian. Bagi market place adalah pengembangan, bagi Distributor adalah kedatangan market place dapat merusak ekosistem distribusi produk. Seperti yang diketahui penjualan on line tidak memiliki harga baku seperti yang dilakukan oleh para distributor untuk customer- customernya sebagai channel distribusi. Jadi kondisi ini sering bertabrakan dan membuat beberapa principal masih mempertahankan penjualan off line dari pada menggabungkannya dengan yang on line. Beberapa aplikasi menjadi media untuk menyiasati hal ini, termasuk “yuk kulak” yang mulai digunakan. Jadi customer tinggal pesan lewat aplikasi, sementara pihak Distributor bisa men-setting harga sesuai dengan quota dan perioritas pelanggan.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai perkembangan ecomerce dari tahun 2016 ke tahun 2018 dan market place tahun 2019. Apabila pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) perusahaan dan butuh Accounting Software untuk penjualan dan aplikasi  spesial order untuk customer (channel) silahkan pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu
anda.

GD Star Rating
loading...

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

× Selamat datang di Groedu klinik Konsultasi